Pembelajaran Kontekstual Materi Cuaca sebagai Upaya Memaknai IPAS
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya —Pembelajaran kontekstual menekankan keterkaitan antara materi pelajaran dengan kehidupan nyata siswa. Dalam pembelajaran IPAS materi cuaca, pendekatan ini sangat efektif karena fenomena cuaca dialami siswa setiap hari. Siswa tidak belajar konsep secara abstrak, tetapi melalui pengalaman langsung. Guru dapat memulai pembelajaran dengan menanyakan kondisi cuaca hari itu. Pendekatan ini membuat siswa merasa dekat dengan materi yang dipelajari.
Materi cuaca dapat dikaitkan dengan berbagai aktivitas sehari-hari siswa. Misalnya, guru mengajak siswa berdiskusi tentang alasan membawa payung saat hujan atau memakai topi saat cuaca panas. Diskusi sederhana ini membantu siswa memahami fungsi pengetahuan IPAS dalam kehidupan nyata. Siswa belajar bahwa ilmu pengetahuan tidak terpisah dari keseharian mereka. Pembelajaran pun menjadi lebih bermakna dan relevan.
Pemanfaatan ChatGPT dapat menjadi inovasi dalam pembelajaran kontekstual di sekolah dasar. Guru dapat menggunakan ChatGPT untuk menghasilkan pertanyaan pemantik atau cerita sederhana tentang cuaca. Siswa dapat diajak membaca dan mendiskusikan cerita tersebut bersama-sama. Dengan pendampingan guru, teknologi ini dapat memperkaya pengalaman belajar siswa. Penggunaan ChatGPT tetap perlu disesuaikan dengan usia dan kebutuhan siswa.
YouTube juga dapat dimanfaatkan untuk menampilkan dokumentasi nyata tentang cuaca di berbagai daerah. Video tentang hujan lebat, angin kencang, atau musim kemarau membantu siswa memahami variasi cuaca. Guru dapat mengaitkan video tersebut dengan kondisi lingkungan sekitar siswa. Diskusi dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran terhadap lingkungan. Pembelajaran IPAS pun menjadi sarana edukasi lingkungan.
Pembelajaran kontekstual menuntut kreativitas guru dalam mengaitkan materi dengan dunia siswa. Guru perlu peka terhadap pengalaman dan latar belakang siswa. Dengan pendekatan ini, siswa tidak hanya menguasai materi, tetapi juga mampu menerapkannya. Pendidikan dasar berperan penting dalam membangun pemahaman awal yang bermakna. Materi cuaca menjadi pintu masuk pembelajaran IPAS yang kontekstual dan reflektif.
Penulis: Aida Meilina