Pembelajaran Terpadu sebagai Strategi Efektif di Sekolah Dasar
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya —Pembelajaran terpadu merupakan pendekatan yang banyak diterapkan di sekolah dasar. Pendekatan ini menghubungkan berbagai konsep dalam satu kesatuan pembelajaran. Siswa tidak belajar secara terpisah antar mata pelajaran. Pembelajaran menjadi lebih utuh dan bermakna. Pendidikan dasar sangat sesuai dengan pendekatan ini.
Pembelajaran IPAS dapat dipadukan dengan keterampilan literasi dan numerasi. Konsep sains dapat dikaitkan dengan aktivitas membaca dan menulis. Siswa belajar memahami informasi secara komprehensif. Pembelajaran tidak terfragmentasi oleh batas mata pelajaran. Proses belajar menjadi lebih kontekstual.
Guru memiliki peran penting dalam merancang pembelajaran terpadu. Guru perlu memastikan keterkaitan antar konsep tetap jelas. Tujuan pembelajaran harus dirumuskan secara spesifik. Alur pembelajaran perlu disusun secara runtut. Perencanaan menjadi kunci keberhasilan.
Pembelajaran terpadu mendorong keterlibatan aktif siswa. Siswa belajar melalui berbagai aktivitas yang saling berkaitan. Diskusi dan eksplorasi menjadi bagian pembelajaran. Guru memfasilitasi proses belajar secara terarah. Pembelajaran menjadi lebih dinamis.
Dengan pembelajaran terpadu, siswa membangun pemahaman yang lebih mendalam. Pendidikan dasar menjadi lebih relevan dengan kebutuhan siswa. Guru berperan sebagai perancang pembelajaran holistik. Pembelajaran IPAS berkontribusi secara signifikan. Pendekatan terpadu meningkatkan kualitas pembelajaran.
Penulis: Aida Meilina