Pengaruh Cuaca terhadap Kesehatan Anak Jadi Topik Penting dalam Literasi Alam SD
s2dikdas.fip.unesa.ac.id,
Surabaya — Hubungan antara cuaca dan kesehatan anak menjadi perhatian khusus di
kelas. Siswa mulai memahami bahwa perubahan cuaca dapat membuat tubuh lebih
rentan. Diskusi ini berlangsung dengan penuh rasa ingin tahu.
Guru
menjelaskan bahwa flu sering muncul ketika suhu berubah tiba tiba. Tubuh anak
yang masih berkembang lebih sensitif. Penjelasan ini membuat siswa memahami
mengapa mereka harus menjaga diri.
Siswa
mengungkapkan pengalaman ketika merasa tidak enak badan pada musim tertentu.
Ada yang sering batuk saat hujan, ada pula yang mudah pusing saat cuaca panas.
Cerita ini membuat suasana kelas semakin hidup.
Pembahasan
ini dikaitkan dengan SDGs kesehatan. Guru menekankan pentingnya menjaga tubuh
tetap kuat. Siswa belajar bahwa menjaga imun sama pentingnya dengan menjaga
lingkungan.
Guru
kemudian memberi contoh cara sederhana menjaga kesehatan. Minum air yang cukup,
makan sayur, dan tidur teratur menjadi bagian dari upaya tersebut. Siswa
mencatat tips itu dengan antusias.
Diskusi
juga menyentuh pentingnya kebersihan. Cuaca basah dapat menyebabkan genangan
air yang menarik serangga. Pemahaman ini membuat siswa lebih waspada terhadap
penyakit.
Melalui
percakapan ini, siswa belajar bahwa cuaca tidak hanya mengubah suhu sekitar
tetapi juga memengaruhi tubuh mereka. Kesadaran ini membantu mereka menjaga
kesehatan setiap hari.
###
Penulis: Sevian Ageng Wahono