Pengembangan Kreativitas dan Literasi Digital Siswa melalui Media Desain Visual
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Kreativitas merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikembangkan sejak jenjang pendidikan dasar. Sekolah mulai memanfaatkan media desain visual digital sebagai sarana untuk mendorong siswa mengekspresikan ide dan gagasan secara kreatif. Pendekatan ini sejalan dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21 yang menekankan kemampuan berpikir kreatif dan komunikatif.
Dalam pembelajaran, siswa diajak membuat berbagai karya visual seperti poster, infografis, dan presentasi sederhana yang berkaitan dengan materi pelajaran. Guru membimbing siswa dalam menyusun informasi secara sistematis dan menarik. Proses ini membantu siswa memahami materi sekaligus melatih keterampilan menyampaikan ide secara visual.
Pembelajaran desain visual digital juga mendukung pengembangan literasi digital siswa. Mereka belajar menggunakan teknologi tidak hanya sebagai konsumen, tetapi juga sebagai pencipta karya. Hal ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan yang mendorong inovasi dan peningkatan kualitas pendidikan.
Media desain visual dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan sosial dan lingkungan. Siswa membuat karya bertema kepedulian sosial, lingkungan, serta nilai keagamaan selama bulan puasa. Pembelajaran menjadi lebih bermakna karena siswa terlibat langsung dalam proses penciptaan dan refleksi.
Dengan pendekatan ini, sekolah dasar berperan dalam membentuk siswa yang kreatif, adaptif, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi. Kreativitas dan literasi digital menjadi bekal penting bagi siswa dalam menghadapi tantangan masa depan.
###
Penulis: Anisa Rahmawati