Pengenalan Grafik Bilangan melalui Aktivitas Mengukur Tinggi Badan
s2dikdas.fip.unesa.ac.id,
Surabaya — Pembelajaran matematika dapat menjadi lebih bermakna ketika
dikaitkan dengan kegiatan nyata yang dekat dengan kehidupan siswa. Salah satu
contohnya adalah aktivitas mengukur tinggi badan teman sekelas secara
bergantian. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar menggunakan alat
ukur sederhana seperti meteran, tetapi juga diajak mencatat hasil pengukuran
dalam bentuk tabel. Proses ini membantu siswa memahami bahwa data dapat
dikumpulkan melalui kegiatan observasi langsung serta dapat diolah menjadi informasi
yang lebih terstruktur.
Setelah
data terkumpul, siswa kemudian membuat grafik bilangan sederhana berdasarkan
hasil pengukuran tersebut. Kegiatan ini memperkenalkan konsep visualisasi data,
seperti grafik batang, dengan cara yang mudah dipahami. Siswa dapat melihat
perbandingan tinggi badan secara nyata dan belajar membaca grafik dengan lebih
percaya diri. Selain meningkatkan kemampuan numerasi, pembelajaran ini juga
menumbuhkan kerja sama dan rasa tanggung jawab, karena siswa terlibat dalam
proses pengukuran, pencatatan, hingga penyajian data secara mandiri.
Pembelajaran menjadi lebih aktif, kontekstual, dan menyenangkan bagi siswa.
###
Penulis: Sevian Ageng
Wahono