Peran Google Form dalam Mendukung Pembelajaran Mandiri Siswa Sekolah Dasar di Era Digital
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya —Pembelajaran mandiri menjadi kemampuan penting yang perlu dikuasai siswa SD di era digital. Google Form menyediakan sarana bagi siswa untuk mengerjakan latihan secara mandiri. Guru dapat membuat latihan tambahan yang dapat diakses kapan saja oleh siswa. Hal ini membantu siswa memahami materi lebih mendalam. Dengan demikian, Google Form mendukung terbentuknya kemandirian belajar. Melalui Google Form, siswa dapat menilai kemampuan mereka sendiri. Hasil penilaian otomatis memungkinkan siswa mengetahui kelemahan dan kekuatan mereka. Proses refleksi ini membantu siswa mengembangkan kemampuan metakognitif. Siswa dapat memperbaiki kesalahan mereka setelah melihat skor. Dengan begitu, Google Form mendukung pembelajaran yang berkelanjutan.
Guru dapat menyediakan latihan yang sesuai dengan tingkat kesulitan yang berbeda. Hal ini memungkinkan siswa memilih latihan sesuai kebutuhan mereka. Siswa yang ingin belajar lebih cepat dapat mengakses latihan tambahan. Sementara itu, siswa yang membutuhkan pengulangan dapat mengerjakan latihan yang lebih dasar. Fleksibilitas ini mendorong pembelajaran yang lebih adaptif. Google Form juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar di luar jam sekolah. Siswa dapat mengakses materi melalui perangkat apa pun yang mereka miliki. Hal ini membuat pembelajaran tidak terbatas oleh waktu maupun tempat. Siswa dapat mengulang materi tanpa rasa tertekan. Dengan demikian, Google Form memperluas ruang belajar siswa.
Pembelajaran mandiri melalui Google Form membantu siswa membangun kebiasaan belajar positif. Siswa menjadi lebih aktif dalam mengeksplorasi materi. Guru juga dapat memantau perkembangan siswa dengan mudah melalui laporan otomatis. Keterlibatan teknologi ini membawa perubahan positif dalam kualitas pembelajaran. Oleh karena itu, Google Form sangat relevan sebagai alat pendukung pembelajaran mandiri. Penulis : Hayu Eka Fadillah Dokumen: Google