Peran Guru dalam Mengelola Pembelajaran Digital Materi Cuaca
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya —Perkembangan teknologi digital menuntut guru untuk beradaptasi dengan strategi pembelajaran baru. Dalam pembelajaran IPAS materi cuaca, guru memiliki peran penting sebagai pengelola pembelajaran digital. Guru tidak hanya menggunakan teknologi, tetapi juga memastikan tujuan pembelajaran tercapai. Pemilihan media perlu disesuaikan dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Dengan demikian, pembelajaran tetap efektif dan bermakna.
ChatGPT dapat membantu guru dalam merancang pembelajaran. Guru dapat memanfaatkannya untuk menyusun pertanyaan, contoh kasus, atau cerita tentang cuaca. Namun, guru tetap perlu melakukan kurasi dan penyesuaian konten. Hal ini penting agar materi sesuai dengan usia siswa. Teknologi digunakan sebagai alat bantu profesional.
YouTube memberikan banyak pilihan konten pembelajaran tentang cuaca. Guru perlu selektif dalam memilih video yang relevan dan edukatif. Video yang digunakan sebaiknya berdurasi singkat dan mudah dipahami. Guru juga perlu mendampingi siswa saat menonton. Interaksi tetap menjadi kunci pembelajaran.
Canva mendukung guru dalam menciptakan media pembelajaran yang menarik. Guru dapat membuat bahan ajar visual yang sederhana dan informatif. Media visual membantu siswa memahami konsep cuaca dengan lebih mudah. Selain itu, Canva juga dapat digunakan untuk tugas siswa. Pembelajaran menjadi lebih variatif.
Peran guru tidak tergantikan oleh teknologi. Guru tetap menjadi pengarah, fasilitator, dan pendidik nilai. Teknologi perlu diintegrasikan secara pedagogis. Pembelajaran IPAS materi cuaca menjadi lebih efektif jika dirancang dengan baik. Pendidikan dasar pun mampu memanfaatkan teknologi secara bijak.
Penulis: Aida Meilina