Peran Konselor Sekolah dalam Mendukung Kesehatan Mental Siswa
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Kesehatan mental siswa
semakin mendapat perhatian di sekolah.
Siswa dapat mengalami efek psikologis dari faktor-faktor seperti tekanan
akademik, masalah keluarga, pergaulan, dan pengaruh media sosial. Konselor sekolah sangat penting karena mereka
adalah orang pertama yang mendeteksi, mencegah, dan menangani masalah kesehatan
mental siswa.
Salah satu tanggung jawab konselor
sekolah adalah untuk memberikan bimbingan dan konseling yang tidak hanya
berfokus pada prestasi akademik siswa tetapi juga kesehatan emosional mereka.
Melalui konseling individu dan kelompok, konselor membantu siswa memahami dan
mengelola emosi mereka, mengatasi stres, dan belajar memecahkan masalah. Selain
itu, konselor juga bertanggung jawab untuk menciptakan lingkungan sekolah yang
ramah dan mendukung mereka bekerja sama dengan guru dan orang tua untuk
menciptakan komunikasi yang terbuka tentang pertumbuhan siswa. Selain itu, kampanye di sekolah, seminar,
atau workshop sering digunakan untuk memberi tahu orang tentang pentingnya
kesehatan mental.
Salah satu masalah terbesar yang
dihadapi oleh konselor adalah stigma negatif yang terkait dengan masalah mental
yang masih ada di masyarakat. Oleh karena itu, peran mereka sebagai agen
perubahan sangat penting untuk mempromosikan kesadaran bahwa meminta bantuan
adalah tindakan positif daripada tanda kelemahan. Konselor sekolah lebih dari
sekadar pendengar, mereka adalah fasilitator yang membantu siswa menemukan
solusi atas masalah mereka. Jika diperlukan, mereka juga dapat mengarahkan
siswa ke layanan profesional lebih lanjut.
Dengan demikian, konselor sekolah
diharapkan dapat memainkan peran strategis ini untuk membangun generasi muda
yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga sehat secara mental dan
emosional. Kesehatan mental yang baik akan mendukung belajar yang baik dan
membentuk karakter yang baik untuk masa depan.
###
Penulis: Sabila Widyawati
Dokumentasi: Pinterest