Peringatan Hari Ibu dan Natal sebagai Sarana Penguatan Pendidikan Karakter dan Toleransi
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Peringatan Hari Ibu dan Natal dimanfaatkan sekolah dasar sebagai sarana untuk menanamkan nilai kasih sayang, penghargaan, dan toleransi. Momentum ini digunakan untuk memperkuat pendidikan karakter siswa melalui kegiatan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna.
Guru mengajak siswa merefleksikan peran keluarga dalam mendukung pendidikan dan perkembangan mereka. Kegiatan pembelajaran dirancang untuk menumbuhkan rasa syukur dan empati terhadap orang tua serta lingkungan sekitar.
Dalam konteks keberagaman, peringatan Natal digunakan sebagai sarana pembelajaran toleransi dan saling menghormati. Siswa diajak memahami perbedaan sebagai kekayaan sosial yang harus dijaga bersama.
Pendekatan ini mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan yang menekankan perdamaian, inklusivitas, dan keadilan sosial. Pendidikan karakter menjadi fondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang harmonis.
Melalui pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai sosial dan budaya, sekolah dasar berkontribusi dalam membentuk generasi yang berkarakter, toleran, dan siap hidup dalam masyarakat yang beragam.
###
Penulis: Anisa Rahmawati