Poster Cuaca Kreatif Jadi Media Edukasi Kesiapsiagaan Bencana di Kelas SD
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Dalam lingkungan belajar yang semakin kreatif, guru mencoba menggunakan poster cuaca sebagai media tambahan untuk memperkuat pemahaman siswa mengenai fenomena alam yang sering terjadi di sekitar mereka. Melalui gambar warna-warni dan penjelasan sederhana, siswa diajak memahami bahwa cuaca dapat berubah dengan sangat cepat, sehingga mereka perlu belajar membaca tanda-tandanya. Media visual ini dipilih karena mudah dipahami oleh anak usia sekolah dasar. Pendekatan ini terbukti mampu menarik perhatian siswa.
Poster yang digunakan berisi informasi seperti jenis-jenis awan, pola hujan, arah angin, hingga tanda-tanda awal cuaca ekstrem, sehingga siswa dapat mengenali kondisi berbahaya sejak dini. Guru juga meminta siswa membuat poster versi mereka sendiri agar mereka merasa terlibat langsung dalam pembelajaran. Kegiatan ini melatih kreativitas sekaligus pemahaman konsep. Dengan cara ini, pembelajaran terasa lebih berwarna.
Selama proses pembuatan poster, siswa saling berdiskusi mengenai perbedaan awan cumulonimbus dan awan tipis yang tidak berbahaya, sehingga mereka secara tidak langsung belajar bekerja sama dan bertukar informasi. Guru mengamati bahwa siswa lebih mudah memahami materi ketika mereka membuat karyanya sendiri daripada hanya membaca buku. Interaksi antarsiswa juga meningkatkan rasa percaya diri. Dengan begitu, tujuan pembelajaran tercapai lebih efektif.
Poster yang sudah selesai ditempel di berbagai sudut kelas agar siswa bisa melihatnya kapan saja, sehingga pengetahuan tentang cuaca dan kesiapsiagaan tidak hanya berhenti saat jam pelajaran. Guru menjelaskan setiap poster dalam sesi khusus, lalu memberi kesempatan siswa mengajukan pertanyaan. Melalui cara ini, keterlibatan siswa meningkat dan mereka lebih memahami isi poster. Hal ini menjadikan kelas lebih hidup.
Pendekatan visual seperti ini sangat membantu siswa memahami risiko bencana secara ringan tanpa menimbulkan rasa takut berlebihan. Poster menjadi pengingat harian bagi siswa untuk selalu memperhatikan kondisi langit sebelum beraktivitas. Guru berharap metode ini dapat diadopsi oleh sekolah lain karena terbukti mampu menumbuhkan sikap peduli dan waspada. Dengan demikian, poster sederhana dapat menjadi media edukasi yang kuat.
###
Penulis: Resinta Aini Z.