Poster Murid Teladan Kini Jadi Media Apresiasi Positif di Sekolah Dasar
s2dikdas.fip.unesa.ac.id,
Surabaya — Pemberian penghargaan murid teladan dibuat lebih menarik melalui
poster yang dirancang langsung oleh siswa sekolah dasar. Poster tersebut memuat
kriteria keteladanan yang relevan seperti disiplin, empati, dan tanggung jawab.
Kegiatan ini meningkatkan semangat berperilaku baik dalam keseharian. Program
ini sejalan dengan SDGs Pendidikan Berkualitas.
Untuk
memulai kegiatan, guru menjelaskan makna murid teladan secara luas. Siswa
memahami bahwa keteladanan tidak hanya terkait nilai akademik tetapi juga
sikap. Mereka mencatat aspek-aspek positif yang patut dicontoh. Rangkuman ini
menjadi dasar dalam mendesain poster.
Desain
poster dibuat dengan warna cerah agar terlihat menarik. Siswa menambahkan ikon
bintang, piala, dan kartu ucapan apresiasi. Guru mengingatkan bahwa desain
harus mencerminkan nilai positif. Siswa pun menyesuaikan visual agar lebih
inspiratif.
Pada
tahap presentasi, siswa menjelaskan alasan pemilihan simbol yang mereka
gunakan. Mereka ingin poster menyampaikan motivasi bagi seluruh teman. Guru
mengapresiasi bagaimana siswa mampu mengomunikasikan nilai moral melalui
gambar. Komunikasi visual menjadi sarana pendidikan karakter.
Poster
kemudian ditempel di area ruang kelas. Siswa merasa bangga saat melihat nama
mereka tercantum dalam poster penghargaan. Atmosfer kelas menjadi lebih positif
dan suportif. Kegiatan ini mendorong kompetisi sehat.
Guru
melanjutkan diskusi tentang pentingnya karakter dalam kehidupan sosial.
Anak-anak menyadari bahwa sikap baik berdampak pada hubungan pertemanan.
Keterampilan sosial menjadi bagian penting dari keberhasilan pendidikan.
Pemahaman ini memperkaya nilai moral.
Poster
murid teladan membuktikan bahwa apresiasi dapat diberikan secara kreatif. Siswa
tidak hanya menerima penghargaan, tetapi juga belajar membuatnya. Pendidikan
dasar semakin menekankan nilai karakter.
###
Penulis: Sevian Ageng Wahono