Siswa Latihan Etika Digital Menggunakan WhatsApp Web untuk Tugas Harian
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Guru memanfaatkan WhatsApp Web sebagai sarana melatih etika digital dalam tugas harian siswa. Anak-anak diajarkan cara menulis pesan dengan bahasa yang sopan. Guru memberikan contoh bagaimana menyampaikan informasi dengan jelas. Siswa diminta mengirimkan laporan harian melalui aplikasi tersebut. Kegiatan ini menjadi latihan awal penggunaan teknologi secara bertanggung jawab.
Penggunaan aplikasi dilakukan dalam pengawasan guru. Siswa diajak memahami pentingnya menjaga privasi dan tidak mengirim pesan sembarangan. Guru menjelaskan bahwa etika digital adalah bagian penting dari kehidupan modern. Dengan latihan konsisten, anak-anak mulai terbiasa berkomunikasi secara tepat. Mereka belajar bahwa teknologi harus digunakan dengan bijak.
Program ini sejalan dengan SDGs terutama pada aspek literasi dan kualitas pendidikan. Siswa dilatih menjadi pengguna teknologi yang bertanggung jawab. Guru melihat adanya peningkatan kedisiplinan siswa dalam mengerjakan tugas. Mereka lebih teratur mengirimkan laporan tepat waktu. Kegiatan ini membantu membentuk karakter positif.
Sekolah menyediakan perangkat komputer untuk penggunaan WhatsApp Web. Guru mengatur jadwal agar setiap siswa mendapat akses yang adil. Anak-anak belajar bekerja sama dalam mengatur giliran. Mereka juga belajar menghargai waktu teman-temannya. Lingkungan belajar berjalan tertib.
Orang tua menyambut baik program ini karena anak lebih memahami aturan digital. Mereka merasa anak menjadi lebih hati-hati saat menggunakan perangkat di rumah. Guru meminta orang tua melanjutkan pembiasaan ini. Kolaborasi keluarga dan sekolah membuat etika digital terbentuk secara kuat. Program WhatsApp Web menjadi sarana efektif membentuk kebiasaan positif.
###
Penulis: Anisa Rahmawati