Siswa SD Antusias Ikuti Simulasi Bencana Berbasis Pemahaman Cuaca
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Puluhan siswa sekolah dasar mengikuti simulasi bencana berbasis pemahaman cuaca yang digelar di halaman sekolah. Simulasi ini merupakan bentuk implementasi pembelajaran mitigasi yang telah dikenalkan melalui materi cuaca. Siswa tampak bersemangat mengikuti setiap instruksi guru dan petugas kebencanaan.
Sebelum simulasi dimulai, siswa diberi penjelasan mengenai cuaca ekstrem seperti angin puting beliung, hujan deras, dan banjir. Guru menggunakan alat peraga sederhana untuk menunjukkan bagaimana angin terbentuk dan apa yang terjadi ketika awan gelap menumpuk. Penjelasan visual ini membuat siswa lebih mudah memahami penyebab bencana.
Dalam simulasi, sirine tanda bahaya dibunyikan untuk memberi gambaran kondisi darurat. Siswa dilatih berjalan mengikuti jalur evakuasi sambil menjaga ketertiban. Guru mengawasi proses evakuasi untuk memastikan semua siswa memahami langkah yang harus dilakukan.
Siswa juga diajarkan cara berlindung yang benar, seperti menunduk dan menutupi kepala menggunakan tas ketika ada potensi benda jatuh. Latihan ini memberikan pengalaman langsung yang sangat berharga bagi anak-anak. Mereka menjadi lebih percaya diri dan tidak mudah panik.
Melalui serangkaian simulasi, siswa diharapkan mampu bereaksi cepat dan tepat ketika menghadapi situasi bencana yang sebenarnya. Program ini mendapat respons positif dari orang tua yang merasa anak-anak menjadi lebih siap dan sadar akan keselamatan diri.
###
Penulis: Ailsa Widya Imamatuzzadah