Sosialisasi Program PIP Kemendikdasmen Lewat YouTube: Upaya Sekolah Menjangkau Wali Murid
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Pihak sekolah dasar kini semakin kreatif dalam menyebarkan informasi mengenai bantuan pendidikan, salah satunya dengan meluncurkan kanal YouTube sekolah yang berisi panduan lengkap mengenai PIP Kemendikdasmen. Melalui video berdurasi singkat namun padat informasi, operator sekolah menjelaskan kriteria penerima bantuan, alur pendaftaran, hingga tata cara aktivasi rekening di bank. Inisiatif ini diambil karena wali murid saat ini didominasi oleh generasi milenial yang lebih gemar mengonsumsi informasi berbasis audio-visual dibandingkan harus membaca surat edaran kertas yang panjang dan terkadang membosankan.
Konten video tersebut dikemas dengan bahasa yang sederhana dan ilustrasi yang menarik agar mudah dipahami oleh semua kalangan masyarakat. Selain penjelasan teknis, kanal YouTube ini juga menampilkan testimoni dari siswa dan orang tua yang telah merasakan manfaat nyata dari dana PIP Kemendikdasmen, seperti untuk membeli kacamata medis atau buku penunjang olimpiade. Pendekatan naratif ini terbukti mampu meningkatkan kesadaran wali murid akan pentingnya bantuan tersebut dalam mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anak mereka di tingkat sekolah dasar hingga lulus nanti.
Selain sebagai media informasi, YouTube juga berfungsi sebagai arsip digital bagi sekolah. Wali murid yang mungkin tertinggal informasi saat rapat sosialisasi tatap muka dapat menonton kembali penjelasan mengenai PIP Kemendikdasmen kapan saja dan di mana saja. Hal ini sangat membantu bagi orang tua yang sibuk bekerja, sehingga mereka tetap bisa memantau hak pendidikan anak mereka tanpa harus sering-sering meninggalkan pekerjaan untuk datang ke sekolah hanya demi bertanya soal administrasi bantuan yang seringkali cukup rumit dan memakan waktu.
Pihak sekolah juga memanfaatkan kolom komentar di YouTube sebagai ruang diskusi interaktif. Wali murid dapat mengajukan pertanyaan seputar kendala pencairan dana, yang kemudian dijawab langsung oleh tim manajemen sekolah secara terbuka. Transparansi digital ini sangat krusial di lingkungan pendidikan dasar untuk membangun kepercayaan publik terhadap pengelolaan bantuan sosial pendidikan. Dengan komunikasi yang terbuka, potensi misinformasi atau isu-isu negatif seputar pemotongan dana bantuan dapat ditekan seminimal mungkin karena semua informasi bersumber langsung dari kanal resmi sekolah.
Kesimpulannya, integrasi media sosial video dalam sosialisasi bantuan pemerintah merupakan langkah maju dalam pelayanan pendidikan dasar. Sekolah tidak lagi bersifat pasif, tetapi aktif menjemput bola melalui platform digital yang populer. Sinergi antara YouTube dan program PIP Kemendikdasmen ini memastikan bahwa kebijakan pemerintah dapat terakselerasi dengan baik hingga ke tingkat akar rumput, memberikan kepastian bagi siswa-siswa kurang mampu untuk terus bersekolah dengan fasilitas yang layak dan memadai.
###
Penulis: Maulidia Evi Aprilia