YouTube Jadi Media Ajar Utama untuk Eksperimen Sains di SD
Sumber: Pinterest
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya – YouTube kini menjadi platform favorit guru SD untuk menampilkan video eksperimen sains sederhana. Video seperti proses hujan, gerhana matahari, gaya gesek, dan perubahan wujud benda sangat membantu siswa memahami konsep sains abstrak.
Keunggulan YouTube adalah visual dan audio yang menarik sehingga siswa lebih fokus saat belajar. Anak-anak dapat melihat eksperimen nyata tanpa harus melakukan semuanya di kelas, terutama jika keterbatasan alat terjadi.
Pemanfaatan YouTube mendukung SDG 4 karena membuka akses ke sumber belajar gratis dan berkualitas untuk semua siswa, termasuk mereka yang berada di sekolah dengan fasilitas terbatas. Platform ini menyediakan ribuan video edukatif, mulai dari eksperimen sains, pembelajaran matematika, cerita anak, hingga penjelasan konsep abstrak yang divisualisasikan secara menarik. Dengan akses yang mudah melalui perangkat sederhana, siswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih kaya tanpa bergantung sepenuhnya pada buku cetak.
Guru tetap memilih konten secara selektif agar sesuai dengan kurikulum dan aman untuk anak. Video yang dipilih harus relevan, tidak mengandung unsur negatif, dan sesuai dengan tingkat perkembangan siswa sekolah dasar. Setelah menonton, guru mengajak siswa berdiskusi untuk mengevaluasi isi video, memahami konsep utama, dan mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini memastikan bahwa siswa tidak sekadar menonton, tetapi juga memproses informasi secara aktif.
Jika digunakan dengan pendampingan yang tepat, YouTube menjadi alat edukasi yang kuat dan efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Visual dan audio yang menarik menjadikan proses belajar lebih hidup, interaktif, dan mudah dipahami oleh siswa. Dengan strategi yang baik, YouTube dapat menjadi jembatan penting bagi sekolah dasar untuk mewujudkan pembelajaran bermakna yang selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.
# # #
Penulis: Nabila Mutiara Febriyanti