Animasi Video dalam Menjelaskan Sistem Pernapasan pada Siswa
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Proses pembelajaran
sains, khususnya pada materi sistem pernapasan manusia, sering kali dianggap
sulit oleh siswa karena melibatkan organ-organ dalam tubuh yang tidak dapat
dilihat secara langsung. Untuk mengatasi hal tersebut, penggunaan media
pembelajaran berbasis teknologi menjadi alternatif yang efektif. Salah satunya
adalah animasi video yang mampu menyajikan proses pernapasan secara lebih
jelas, menarik, dan mudah dipahami.
Animasi video memiliki keunggulan
dalam menggambarkan organ pernapasan seperti hidung, trakea, bronkus,
paru-paru, hingga mekanisme masuk dan keluarnya udara. Melalui tampilan visual
bergerak, siswa dapat melihat bagaimana oksigen masuk ke dalam paru-paru,
pertukaran gas terjadi di alveolus, serta keluarnya karbon dioksida. Hal ini
tentu lebih konkret dibandingkan hanya membaca buku teks atau mendengarkan
penjelasan guru secara verbal.
Animasi video membuat belajar lebih
menyenangkan dan mudah dipahami. Karena materi disajikan dengan cara yang hidup
dan berwarna, siswa merasa tertarik. Hal ini dapat meningkatkan konsentrasi
siswa dalam pelajaran dan mengurangi rasa bosan yang sering muncul saat
pembelajaran hanya bergantung pada membaca buku. Animasi video juga dapat
digunakan oleh guru sebagai materi diskusi. Tayangan dapat dihentikan untuk
memberikan penjelasan lebih lanjut atau mengajukan pertanyaan kepada siswa
setelah bagian tertentu. Dengan demikian, siswa tidak hanya menonton secara
pasif tetapi juga aktif memahami materi.
Selain itu, animasi video dapat
digunakan berulang kali, membantu siswa belajar secara mandiri di luar kelas
karena mereka dapat menonton kembali bagian yang belum dipahami. Secara
keseluruhan, animasi video sangat bermanfaat untuk pembelajaran sistem
pernapasan. Media ini meningkatkan keinginan siswa untuk belajar, membuat
konsep yang abstrak menjadi lebih nyata, dan membuat pembelajaran menjadi lebih
cepat dan menyenangkan. Pembelajaran sains dapat menjadi lebih menarik dan
bermanfaat bagi siswa jika teknologi sederhana seperti animasi video digunakan.
###
Penulis: Sabila Widyawati
Dokumentasi: Pinterest