Belajar IPA dengan Metode Inkuiri Membuat Siswa Lebih Aktif dan Kritis
Metode inkuiri menempatkan siswa sebagai peneliti kecil yang mencari tahu fenomena alam melalui pengamatan dan percobaan. Dalam pembelajaran IPA, siswa diajak untuk mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan menyimpulkan sendiri konsep ilmiah yang sedang dipelajari.
Guru berperan sebagai fasilitator yang memandu proses penemuan pengetahuan tanpa memberikan jawaban langsung. Cara ini membuat siswa lebih aktif berpikir dan terlibat dalam setiap tahap pembelajaran. Mereka belajar bahwa ilmu pengetahuan diperoleh melalui proses dan pembuktian, bukan sekadar menghafal.
Metode inkuiri terbukti meningkatkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan rasa ingin tahu ilmiah. Dengan pendekatan ini, siswa SD dapat mengembangkan sikap ilmiah seperti objektivitas, kejujuran, dan ketekunan dalam mencari kebenaran.