Berkebun dengan Data: Pemanfaatan 'Cuaca Besok' untuk Ketahanan Pangan Sekolah
s2dikdas.fip.unesa.ac.id , Surabaya — Isu ketahanan pangan dan pengentasan kelaparan (SDG 2) dapat diperkenalkan di tingkat sekolah dasar melalui kegiatan berkebun yang terintegrasi dengan teknologi. Proyek "Kebun Sekolah Cerdas" memanfaatkan data prakiraan cuaca besok untuk mengajarkan siswa cara menyesuaikan tanam yang efektif dan adaptif terhadap iklim. Dengan mengetahui prediksi curah hujan atau suhu udara, siswa diajak mengambil keputusan strategi mengenai perawatan tanaman, seperti kapan waktu yang tepat untuk menyiram, memupuk, atau memanen hasil kebun.
Guru membimbing siswa untuk menjadikan pemeriksaan cuaca sebagai rutinitas sebelum turun ke kebun. Jika cuaca besok memprediksi hujan lebat, siswa belajar untuk tidak menyiram tanaman secara berlebihan guna mencegah penyebaran akar dan menghemat udara. Sebaliknya, jika prediksi panas terik terjadi, mereka harus mempersiapkan perlindungan bagi tanaman muda. Proses pengambilan keputusan berbasis data ini melatih logika berpikir sistematis dan pemahaman tentang hubungan sebab-akibat di alam.
Kegiatan ini juga menanamkan nilai-nilai kerja keras dan penghargaan terhadap proses produksi pangan. Siswa menyaksikan sendiri bagaimana faktor alam sangat mempengaruhi keberhasilan panen, sehingga tumbuh rasa empati terhadap profesi petani. Integrasi teknologi dalam pertanian sederhana ini juga membuka wawasan siswa bahwa sektor agraris pun memerlukan sentuhan inovasi dan ilmu pengetahuan untuk mencapai hasil yang maksimal.
Selain manfaat edukatif, hasil panen dari kebun sekolah dapat dinikmati bersama untuk meningkatkan gizi siswa, mendukung program kesehatan sekolah. Keberhasilan menumbuhkan sayuran sendiri memberikan rasa bangga dan kemandirian pada siswa. Mereka belajar bahwa tangan-tangan kecil mereka mampu berkontribusi pada penyediaan pangan sehat bagi komunitasnya, sebuah pembelajaran berharga tentang kemandirian dan kemiskinan.
Dengan demikian, integrasi informasi cuaca besok ke dalam proyek berkebun sekolah bukan hanya soal menanam sayur, tetapi mengembangkan pola pikir maju pada generasi penerus. Siswa diajarkan untuk bersahabat dengan alam melalui bantuan teknologi, mempersiapkan mereka menjadi individu yang cerdas, peduli lingkungan, dan siap menghadapi tantangan pangan di masa depan.
###
Penulis: Maulidia Evi Aprilia