Bermain, Mencoba, dan Berpikir, Coding Dasar dan Robotika Mini Hadir sebagai Pengalaman Belajar Baru di SD
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya —Kurikulum
Coding Dasar dan Robotika Mini hadir di Sekolah Dasar (SD) sebagai
sebuah pengalaman belajar baru yang fundamental, dibangun di atas tiga pilar
utama: bermain, mencoba (eksperimen), dan berpikir (logika).
Pengalaman ini secara sadar meruntuhkan pemisahan tradisional antara belajar
dan bermain, membuktikan bahwa proses belajar yang paling efektif dan berkesan
adalah yang paling menyenangkan dan menuntut keterlibatan fisik serta mental.
Anak-anak kini belajar konsep-konsep yang kompleks sambil merasakan sensasi bermain.
Aspek
bermain diwujudkan melalui penggunaan kit robotika yang menarik, antarmuka Coding
yang berwarna-warni, dan tantangan yang dikemas seperti game interaktif.
Unsur bermain ini secara langsung menumbuhkan motivasi intrinsik siswa, membuat
mereka rela menghabiskan waktu dan energi lebih untuk menguasai keterampilan
baru. Mereka tidak merasa sedang mengerjakan tugas sekolah, tetapi sedang
menyelesaikan misi yang menarik. Keterlibatan emosional dari bermain ini
meningkatkan daya serap materi pelajaran secara signifikan.
Pilar
mencoba atau eksperimen ditekankan karena siswa secara terus-menerus didorong
untuk menguji hipotesis mereka, menjalankan kode, dan melihat hasil robotnya
bergerak. Proses ini melibatkan banyak kegagalan kecil robot tidak bergerak,
kode salah yang kemudian memaksa mereka untuk menganalisis dan mencoba lagi.
Proses coba-coba yang berulang ini menanamkan growth mindset yang kuat,
di mana kegagalan dilihat sebagai data yang berharga untuk perbaikan. Mereka belajar bahwa solusi terbaik lahir dari
eksplorasi yang gigih.
Pilar
berpikir atau logika adalah inti dari pengalaman belajar ini, di mana Coding
Dasar melatih mereka untuk menerapkan Computational Thinking dalam
setiap langkah. Mereka harus berpikir secara sistematis, menguraikan masalah,
merancang algoritma yang efisien, dan memprediksi hasil dari kode yang mereka
tulis. Aktivitas merakit robot juga menuntut pemikiran spasial dan pemecahan
masalah teknis secara logis. Kombinasi bermain dan mencoba inilah yang
memperkuat proses berpikir logis, menjadikannya menyenangkan dan aplikatif.
Secara
keseluruhan, Coding Dasar dan Robotika Mini menawarkan pengalaman
belajar baru di SD yang bersifat multidimensi, mengubah ruang kelas menjadi
laboratorium aktif. Dengan menggabungkan bermain, mencoba, dan berpikir,
sekolah memastikan bahwa anak-anak tidak hanya menghafal, tetapi
sungguh-sungguh memahami, menciptakan, dan mengembangkan keterampilan logis
yang akan mendefinisikan kesuksesan mereka di masa depan.
Penulis
: Indriani Dwi Febrianti