Canva Berencana Memperluas Penggunaannya ke Pasar Asia Tenggara
S2dikdas.fip.unesa.ac.id, SURABAYA--Canva, platform desain grafis terkemuka, mengumumkan rencananya untuk memperluas pengaruhnya di pasar Asia Tenggara dengan meluncurkan lebih banyak fitur lokal dan memperkenalkan alat desain dalam berbagai bahasa regional. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk menjangkau lebih banyak pengguna di kawasan yang terus berkembang ini, serta memberikan akses yang lebih luas kepada bisnis lokal, sekolah, dan individu untuk memanfaatkan alat desain yang mudah digunakan.
Dengan
semakin berkembangnya kebutuhan akan konten digital yang menarik dan
profesional di Asia Tenggara, Canva berusaha untuk memenuhi permintaan pasar
dengan menyesuaikan fiturnya agar lebih relevan dengan budaya dan kebutuhan
lokal. Fitur-fitur yang diluncurkan akan mencakup berbagai template yang
disesuaikan dengan estetika lokal, serta koleksi gambar, font, dan elemen
desain yang lebih mencerminkan kekayaan budaya masing-masing negara di kawasan
ini.
Salah
satu perubahan besar yang dihadirkan adalah penambahan dukungan untuk berbagai
bahasa regional, termasuk bahasa Indonesia, bahasa Thailand, bahasa Vietnam,
bahasa Filipina, dan lainnya. Dengan kemampuan bahasa yang lebih luas, Canva
akan lebih mudah diakses oleh pengguna dari berbagai negara, termasuk pengusaha
kecil, edukator, dan kreator konten yang mungkin sebelumnya menghadapi
kesulitan dengan antarmuka dalam bahasa Inggris.
"Asia
Tenggara merupakan pasar yang sangat dinamis dan penuh potensi. Kami ingin
membantu lebih banyak bisnis, sekolah, dan individu di kawasan ini untuk
menciptakan konten yang lebih menarik dan relevan secara lokal," kata CEO
Canva, Melanie Perkins. "Dengan menghadirkan alat desain yang lebih mudah
diakses dalam bahasa lokal, kami berharap dapat membuka peluang baru bagi
kreator di seluruh Asia Tenggara untuk mengekspresikan ide mereka dengan lebih
efisien dan efektif."
Dengan
ekspansi ini, Canva juga berencana untuk bekerja sama dengan lebih banyak institusi
pendidikan dan lembaga bisnis di Asia Tenggara. Melalui kemitraan ini, Canva
akan menyediakan akses kepada pengajar dan siswa untuk menggunakan platform
secara gratis, sehingga mereka dapat memanfaatkan berbagai alat desain dalam
menciptakan materi pembelajaran atau promosi yang lebih menarik.
Canva
melihat pasar Asia Tenggara sebagai kunci utama untuk pertumbuhannya dalam
beberapa tahun ke depan, mengingat adopsi teknologi yang cepat, pertumbuhan
e-commerce, dan semakin banyaknya pengusaha digital di kawasan tersebut. Dengan
alat desain yang sederhana namun powerful, Canva berharap dapat menjadi
platform pilihan bagi semua orang, dari individu yang ingin membuat desain
untuk keperluan pribadi hingga bisnis besar yang memerlukan desain untuk
kampanye pemasaran.
Dengan dukungan untuk berbagai bahasa dan fitur lokal yang lebih banyak, Canva bertujuan untuk membuat desain grafis lebih mudah diakses oleh semua orang di Asia Tenggara, memberikan dampak positif pada sektor bisnis dan pendidikan, serta memberdayakan lebih banyak kreator untuk menghasilkan konten yang lebih menarik dan berkualitas.
###
Penulis:
Nurul Istiq’faroh
Dokumentasi: Canva
Referensi
Tempo.
(2023, January 10). Canva
jadikan Indonesia target pasarnya yang ketiga terbesar di dunia.
Tempo.co. https://www.tempo.co/digital/canva-jadikan-indonesia-target-pasarnya-yang-ketiga-terbesar-di-dunia-1096600