Canva Mendorong Kreativitas dalam Pembelajaran IPS
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Pembelajaran IPS di sekolah dasar sering dianggap sulit dan membosankan karena banyak memuat konsep, fakta, dan informasi sosial yang abstrak. Jika hanya disampaikan melalui buku teks, siswa cenderung menghafal tanpa benar-benar memahami makna materi. Canva dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang membantu guru menyajikan materi IPS secara lebih menarik dan kreatif. Melalui media visual, siswa diajak memahami materi IPS dengan cara yang lebih dekat dengan dunia mereka. Pemanfaatan ini mendukung SDGs poin 4, yaitu pendidikan berkualitas yang mendorong pembelajaran aktif dan bermakna.
Dalam pembelajaran IPS, siswa dapat menggunakan Canva untuk membuat poster peta wilayah, aktivitas ekonomi masyarakat, keragaman budaya daerah, atau kehidupan sosial di lingkungan sekitar. Kegiatan ini mendorong siswa untuk mencari informasi, memilih data yang penting, lalu menyusunnya dalam bentuk visual. Proses tersebut membuat siswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga mengolah dan menyajikannya kembali dengan pemahaman mereka sendiri.
Penggunaan Canva juga melatih kreativitas siswa dalam mengekspresikan pemahaman IPS. Siswa bebas memilih warna, ikon, gambar, dan tata letak sesuai dengan ide mereka. Setiap hasil karya bisa berbeda meskipun materi yang dipelajari sama. Hal ini menunjukkan bahwa siswa belajar berpikir kreatif dan tidak terpaku pada satu bentuk jawaban saja. Kreativitas ini Peran guru sangat penting dalam mengarahkan penggunaan Canva agar tujuan pembelajaran IPS tetap tercapai. Guru dapat memberikan panduan isi, kriteria penilaian, dan contoh sederhana agar siswa tidak hanya fokus pada tampilan, tetapi juga pada ketepatan konsep IPS. Dengan pendampingan guru, siswa belajar menyeimbangkan antara kreativitas dan pemahaman materi.
Dengan memanfaatkan Canva dalam pembelajaran IPS, proses belajar menjadi lebih aktif, menyenangkan, dan bermakna. Siswa tidak sekadar menghafal materi, tetapi memahami, mengolah, dan menyajikannya kembali secara kreatif. Hal ini membantu siswa membangun pemahaman sosial sejak dini dan mendukung terwujudnya pembelajaran IPS yang berkualitas sesuai dengan SDGs poin 4.
###
Penulis: Nadya Ulya Octavianisa