Canva sebagai Alat Mendesain Buku Mini Tematik Sekolah Dasar
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya —Canva memberi peluang siswa membuat buku mini dengan tampilan menarik. Guru membimbing pemilihan template dan tata letak halaman. Siswa menambahkan teks ringkas dan ilustrasi visual. Buku mini dapat berisi materi tematik seperti hewan, tumbuhan, atau budaya. Desain digital meningkatkan minat siswa dalam produksi karya. Canva menjadi ruang kreativitas dalam pembelajaran visual. Karya siswa dapat dicetak menjadi buku asli.
Siswa belajar menyusun halaman sampul dan daftar isi. Guru menjelaskan prinsip desain sederhana agar buku mudah dibaca. Warna dipilih agar harmonis dan nyaman di mata. Canva memudahkan penyusunan elemen karena drag and drop. Buku mini menjadi proyek yang menantang namun menyenangkan. Siswa merasa seperti penulis dan ilustrator. Kreativitas meningkat pesat.
Guru menugaskan siswa mengumpulkan informasi sesuai topik. Data ringkas diketik dalam halaman isi buku. Canva membantu merapikan layout dalam waktu singkat. Anak belajar menulis padat dan jelas. Buku mini menjadi dokumentasi belajar yang menarik. Hasil karya dapat dipamerkan dalam pameran kelas. Prestasi siswa terlihat nyata.
Buku mini tematik dapat digunakan sebagai alat belajar ulang. Anak membaca kembali karya sendiri atau teman. Pemahaman materi bertambah melalui visualisasi. Canva mendukung pembelajaran literasi dan seni grafis. Siswa bangga karena karya mereka digunakan dalam belajar. Sekolah menjadi ruang apresiasi karya. Budaya kreatif tumbuh.
Guru dapat menilai buku mini berdasarkan kreativitas, isi, dan kerapian. Penilaian komprehensif membuat anak tidak hanya fokus pada nilai akademik. Canva memperkuat karakter disiplin dan detail. Anak belajar menggunakan waktu dengan bijak. Karya disusun bertahap hingga selesai sempurna. Setiap hasil menunjukkan gaya unik siswa. Identitas karya muncul.
Buku mini juga dapat diunggah dalam versi digital. Guru membagikan karya siswa kepada orang tua melalui link. Orang tua dapat melihat perkembangan kemampuan anak. Canva memudahkan portofolio berkembang dari waktu ke waktu. Anak belajar membuat karya yang berkelanjutan. Pembelajaran tidak berhenti di kelas. Kreativitas berjalan panjang.
Canva menjadi media desain yang mendorong produksi buku mini di sekolah dasar. Guru dapat memperluas metode belajar melalui proyek visual. Siswa terlibat aktif dalam tahap desain hingga presentasi. Karya menjadi bukti keterampilan literasi dan digital. Canva memperkuat pengalaman belajar yang menyenangkan dan konkret. Anak tumbuh percaya diri sebagai pembuat karya. Pendidikan berubah menjadi ruang produksi kreatif.
Penulis: Nia Ayu Anggraeni