Canva sebagai Alat Visualisasi Materi IPA untuk Siswa Sekolah Dasar
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya —Pembelajaran IPA sering kali melibatkan konsep abstrak yang sulit dipahami siswa sekolah dasar. Canva dapat membantu guru memvisualisasikan konsep tersebut dalam bentuk poster, diagram, dan infografis. Visualisasi membuat siswa lebih mudah memahami hubungan antar konsep. Selain itu, warna dan ikon membantu siswa menyerap informasi dengan lebih cepat. Media visual seperti ini meningkatkan efektivitas pembelajaran.
Guru dapat membuat poster tentang siklus air, sistem pencernaan, atau daur hidup makhluk hidup. Siswa kemudian dapat diminta menyalin atau mengembangkan poster sesuai pemahaman mereka. Aktivitas ini membantu memperdalam konsep melalui proses kreatif. Guru dapat mengukur tingkat pemahaman siswa dari hasil desain mereka. Pembelajaran menjadi lebih aktif dan konstruktif.
Siswa dapat membuat laporan eksperimen IPA melalui Canva. Mereka dapat menyusun foto, diagram, dan penjelasan secara sistematis. Laporan digital ini lebih menarik dibandingkan laporan tradisional. Selain itu, siswa belajar menyampaikan data secara visual. Kemampuan ini penting dalam pengembangan literasi sains.
Kolaborasi juga dapat diterapkan dalam pembelajaran IPA berbasis Canva. Siswa bekerja dalam kelompok untuk membuat presentasi tentang topik tertentu. Kelompok kemudian mempresentasikan karya mereka kepada kelas. Aktivitas ini mengembangkan keterampilan komunikasi dan berpikir kritis. Siswa belajar menilai kualitas karya berdasarkan aspek visual dan isi ilmiah.
Canva membantu menciptakan pembelajaran IPA yang ramah, menarik, dan berbasis visual. Siswa tidak lagi merasa IPA sebagai mata pelajaran sulit. Guru dapat menyampaikan materi dengan cara yang lebih mudah dipahami. Siswa pun menjadi lebih antusias dalam mempelajari konsep ilmiah. Hal ini meningkatkan literasi sains sejak dini.
Penulis: Aida Meilina
Sumber: images.google.com