Canva sebagai Media Penguatan Literasi Visual dan Informasi dalam Pembelajaran Proyek di SD
Literasi visual dan literasi informasi
kini menjadi kebutuhan penting bagi siswa SD yang hidup dalam budaya digital.
Keduanya berperan dalam membantu anak memahami pesan melalui gambar, simbol,
dan data. Canva hadir sebagai platform yang sederhana namun kaya fitur untuk
mendukung pembelajaran berbasis proyek. Guru dapat memanfaatkannya untuk
membantu siswa mengolah informasi menjadi representasi visual yang mudah
dipahami.
Menggunakan Canva, siswa tidak hanya
menyalin informasi, tetapi belajar menyederhanakan gagasan kompleks menjadi
poster, infografis, atau kartu belajar. Proses ini melatih mereka memilih
informasi yang relevan, inti literasi informasi yang sangat diperlukan. Dengan
menyajikan informasi dalam bentuk visual, siswa mempraktikkan analisis dan
interpretasi data. Ini membuat pembelajaran menjadi lebih bermakna dan
reflektif.
Dalam kegiatan proyek, Canva menjadi
sarana presentasi ide yang sangat efektif. Siswa berlatih menyampaikan kembali
informasi melalui visual yang jelas dan terstruktur. Melalui kegiatan ini,
mereka mengembangkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah.
Produk visual yang dihasilkan menjadi bukti proses berpikir, bukan hanya karya
kreatif semata.
Guru dapat memperkuat penggunaan Canva
dengan mengajarkan prinsip dasar desain seperti hirarki visual, fokus, dan
keseimbangan. Pemahaman ini membantu siswa menghasilkan visual yang tidak hanya
menarik, tetapi juga informatif. Dengan demikian, mereka belajar bahwa desain
adalah bagian dari proses berpikir kritis. Pembelajaran pun bergerak dari
sekadar estetika menuju pengolahan makna.
Integrasi Canva dalam pembelajaran proyek
memberi pengalaman multiliterasi yang kaya bagi siswa. Mereka membaca,
menganalisis, kemudian memvisualkan informasi secara kreatif. Keterampilan ini
relevan dengan pembelajaran abad ke-21 yang menuntut interpretasi informasi
yang lebih mendalam. Dengan penggunaan terarah, Canva dapat menjadi alat yang
memperkuat kemampuan literasi digital dan informasi siswa.
###
Penulis:
Arumita Wulan Sari