Canva sebagai Pendorong Keterampilan Berpikir Komputasional Anak
Keterampilan Berpikir Komputasional (Computational
Thinking - CT) adalah serangkaian proses berpikir yang esensial dalam
memecahkan masalah kompleks, dan Canva dapat menjadi alat yang efektif untuk
mendorong keterampilan ini pada anak sekolah dasar. Meskipun Canva adalah alat
desain grafis, penggunaannya secara terstruktur melibatkan empat pilar utama
CT, yaitu dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma. Ini adalah
cara yang menyenangkan dan visual bagi siswa untuk belajar tentang logika yang
mendasari ilmu komputer.
Pilar dekomposisi terlatih ketika siswa menerima tugas
besar, seperti membuat infografis tentang tata surya. Mereka harus memecah
tugas tersebut menjadi komponen yang lebih kecil: mengumpulkan data planet,
memilih layout, mencari gambar pendukung, dan menulis ringkasan teks.
Proses ini mengajarkan mereka bahwa masalah besar harus diselesaikan secara
bertahap. Pengenalan pola muncul saat siswa menggunakan template Canva;
mereka belajar mengidentifikasi pola desain yang sukses dan menerapkannya pada
konten mereka sendiri.
Pilar abstraksi dilatih ketika siswa harus memutuskan
elemen mana yang paling penting untuk ditampilkan pada desain mereka dan
menghilangkan detail yang tidak perlu. Misalnya, dalam mendesain diagram rantai
makanan, mereka harus fokus pada makhluk hidup inti dan panah yang menunjukkan
aliran energi, mengabaikan latar belakang yang mengganggu. Ini adalah praktik
memilih informasi esensial. Yang terakhir, algoritma (langkah-langkah
instruksi) terlihat jelas dalam proses desain itu sendiri, di mana siswa mengikuti
urutan langkah yang logis, mulai dari memilih ukuran kanvas, menambahkan
elemen, menyusun teks, hingga menyimpan file.
Guru dapat merancang aktivitas Canva yang secara
eksplisit menekankan aspek CT ini, bukan hanya fokus pada hasil visual.
Misalnya, meminta siswa membuat daftar langkah-langkah yang mereka ikuti untuk
menyelesaikan desain mereka dan menjelaskan alasan setiap keputusan desain.
Pendekatan reflektif ini memaksa mereka untuk menyadari logika yang mereka
gunakan. Dengan demikian, proses desain dengan Canva bukan hanya aktivitas
artistik, tetapi juga latihan kognitif yang kuat.
Secara keseluruhan, Canva adalah jembatan yang unik
dan menarik untuk memperkenalkan prinsip-prinsip Berpikir Komputasional kepada
anak SD. Alat ini mengubah konsep abstrak CT menjadi proyek visual yang konkret
dan bermanfaat. Ini memastikan bahwa siswa SD tidak hanya menjadi konsumen
teknologi, tetapi juga mulai memahami cara berpikir seperti seorang pemrogram
atau pemecah masalah yang logis.
Penulis:
Della Octavia C. L