Cara Sekolah Dasar Bangun Kepercayaan Diri Siswa melalui Grow Mindset
Kesalahan sering kali dianggap sebagai hal yang harus dihindari, namun sejumlah sekolah dasar kini mengubah pandangan tersebut. Melalui kegiatan refleksi harian, siswa diajak untuk memahami bahwa kesalahan adalah bagian penting dari proses belajar. Dengan pendekatan ini, anak-anak dilatih untuk tidak takut gagal, melainkan menjadikan kegagalan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri dan mencoba kembali dengan cara yang lebih baik.
Guru berperan besar dalam membangun suasana kelas yang positif dan suportif. Dalam kegiatan refleksi, guru membimbing siswa untuk mengenali apa yang telah dilakukan dengan baik dan bagian mana yang masih perlu diperbaiki. Sesi ini biasanya dilakukan di akhir pelajaran, di mana siswa berbagi pengalaman belajar mereka hari itu. Hal ini membuat anak lebih terbuka dalam mengungkapkan pendapat dan berani mengakui kesalahan tanpa merasa takut disalahkan.
Pendekatan growth mindset yang diterapkan ini terbukti membantu meningkatkan kepercayaan diri siswa. Anak-anak mulai memahami bahwa keberhasilan bukanlah hasil instan, melainkan buah dari usaha dan ketekunan. Mereka menjadi lebih sabar dalam menghadapi kesulitan dan termotivasi untuk terus belajar.
Dengan membiasakan siswa belajar dari kesalahan, sekolah dasar tidak hanya menanamkan nilai tangguh dan mandiri, tetapi juga membentuk karakter pembelajar sejati yang berani menghadapi tantangan. Inisiatif ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah lain dalam menciptakan budaya belajar yang sehat dan penuh semangat.