ChatGPT dan Google Translate dalam Pengembangan Laporan SDGs Siswa
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Siswa SD di Surabaya menggunakan ChatGPT dan Google Translate untuk menyusun laporan akhir tentang implementasi SDGs di lingkungan sekolah mereka. ChatGPT membantu siswa merumuskan kerangka laporan yang logis dan menyusun paragraf pendahuluan yang menarik tentang pentingnya pembangunan berkelanjutan.
Google Translate digunakan ketika siswa mencari referensi atau data statistik tentang SDGs dari situs PBB atau organisasi internasional lainnya. Mereka dapat dengan cepat menerjemahkan teks panjang untuk menemukan poin-poin kunci yang relevan dengan topik laporan mereka.
Guru membimbing siswa untuk menggunakan ChatGPT sebagai alat pengoreksi tata bahasa dan penyempurna gaya penulisan, bukan untuk menghasilkan konten secara utuh. Google Translate memastikan siswa dapat mengakses sumber data yang kredibel meskipun berbahasa asing. Kolaborasi dua alat ini meningkatkan kualitas laporan siswa (SDG 4).
Proyek ini bertujuan mengajarkan siswa tentang literasi riset dan cara menggunakan teknologi AI dan penerjemah secara etis. Mereka harus mencantumkan sumber referensi, termasuk data yang diterjemahkan menggunakan Google Translate, sebagai bagian dari integritas akademik. Kesadaran akan keandalan sumber menjadi fokus utama dalam proyek ini.
Inisiatif ini merupakan upaya nyata dalam mempersiapkan siswa SD sebagai peneliti muda yang melek teknologi dan sadar global. Pemanfaatan teknologi secara kritis membantu mereka memahami dan mengadvokasi tujuan pembangunan berkelanjutan.
###
Penulis: Anisa Rahmawati