Doa Buka Puasa Rajab dan Makna Empati dalam Pendidikan Anak Usia Sekolah Dasar
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Makna empati menjadi salah satu pesan penting dalam doa buka puasa Rajab. Melalui pengalaman menahan lapar dan haus, anak-anak diajak merasakan kondisi orang lain yang kurang beruntung. Pendidikan dasar menjadi fase yang tepat untuk menanamkan empati, karena anak mulai belajar memahami lingkungan sosial di sekitarnya.
Guru dapat menjelaskan bahwa doa buka puasa Rajab bukan hanya ungkapan rasa syukur, tetapi juga pengingat agar manusia peduli terhadap sesama. Anak-anak diajak berdiskusi tentang pentingnya berbagi makanan dengan teman atau tetangga. Dengan cara ini, makna doa diterjemahkan menjadi tindakan nyata yang mudah dipahami siswa.
Di sekolah dasar, pembelajaran empati melalui doa buka puasa Rajab dapat diwujudkan dalam kegiatan berbagi. Misalnya, siswa diajak membawa makanan berbuka untuk dibagikan bersama. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat pemahaman spiritual, tetapi juga membangun rasa kebersamaan dan solidaritas antarsiswa.
Makna empati yang ditanamkan melalui doa buka puasa Rajab membantu siswa mengembangkan kecerdasan emosional. Anak-anak belajar mengenali perasaan orang lain dan menyesuaikan sikap mereka. Kemampuan ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan saling menghargai.
Dengan memanfaatkan makna empati dalam doa buka puasa Rajab, pendidikan dasar berperan dalam membentuk generasi yang peduli dan berakhlak mulia. Nilai empati yang ditanamkan sejak dini akan menjadi bekal penting bagi anak dalam kehidupan sosialnya di masa depan.
###
Penulis: Salsa Billa Aulia