Etnopedagogi Berbasis Digital dengan Canva dalam Pembelajaran Sekolah Dasar
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya —Etnopedagogi menekankan pemanfaatan kearifan lokal sebagai sumber belajar. Dalam era digital, pendekatan ini dapat diperkuat melalui penggunaan platform visual seperti Canva. Canva memberi peluang bagi guru dan siswa untuk memvisualisasikan budaya lokal secara menarik. Media ini mempermudah integrasi nilai-nilai lokal dalam pembelajaran tematik. Hasilnya, siswa belajar memahami identitas budaya mereka melalui teknologi.
Guru dapat membuat poster, infografis, dan booklet digital yang menampilkan tradisi lokal. Misalnya, pengenalan cuaca tradisional, sistem penanggalan lokal, atau cerita rakyat tentang alam. Pemanfaatan Canva membuat materi budaya tampil lebih modern dan mudah dipahami siswa. Kombinasi warna, ikon, dan ilustrasi memperkuat pesan pembelajaran. Penyajian visual ini meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar.
Melalui proyek digital, siswa juga dapat berpartisipasi aktif dalam menggali budaya lokal. Mereka dapat diminta membuat desain sederhana yang mencerminkan pengalaman budaya mereka. Aktivitas ini membangun rasa memiliki sekaligus mengembangkan keterampilan literasi digital. Proses desain mengajarkan siswa berpikir kritis dalam memilih simbol budaya yang tepat. Etnopedagogi pun menjadi lebih relevan bagi generasi digital-native.
Integrasi etnopedagogi dengan Canva membantu guru menghubungkan masa lalu dengan masa kini. Kearifan lokal tidak lagi dipandang kuno, tetapi sebagai aset yang dapat dimodernisasi. Dengan pendekatan ini, siswa memahami bahwa budaya bersifat dinamis. Teknologi menjadi jembatan yang memperkuat identitas tanpa meninggalkan modernitas. Pembelajaran pun berjalan secara seimbang antara tradisi dan inovasi.
Dengan memanfaatkan Canva, etnopedagogi dapat diangkat ke tingkat yang lebih kreatif dan berkelanjutan. Guru dan siswa dapat menyimpan karya digital dan membagikannya secara luas. Dokumentasi budaya lokal menjadi lebih mudah dilakukan dan diakses. Ini membuka peluang pelestarian budaya melalui media pendidikan. Etnopedagogi digital pun menjadi model pembelajaran masa depan yang lebih inklusif dan inovatif.
####
Penulis: Aida Meilina
Sumber: ChatGPT Image Generator by OpenAI.