Evaluasi Kesiapan Orang Tua dalam Menghadapi Tantangan Literasi Era Digital
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya - Perkembangan zaman membawa perubahan besar pada cara anak berinteraksi dengan informasi. Evaluasi terbaru menunjukkan bahwa peran orang tua dalam literasi dini kini tidak hanya berkaitan dengan buku cetak, tetapi juga kemampuan mengarahkan anak dalam penggunaan media digital. Kesiapan orang tua menghadapi tantangan ini menjadi perhatian tersendiri.
Banyak anak yang mulai mengenal teknologi sejak usia sangat muda. Evaluasi memperlihatkan bahwa tanpa pendampingan yang tepat, potensi literasi digital tidak sepenuhnya dimanfaatkan. Sebaliknya anak bisa terjebak pada penggunaan yang kurang mendukung perkembangan belajar. Di sinilah kehadiran orang tua diperlukan untuk memberi arahan yang bijak.
Pendampingan tidak berarti melarang sepenuhnya, melainkan mengatur penggunaan agar tetap bermanfaat. Evaluasi menunjukkan bahwa ketika orang tua mengajak anak menggunakan media digital untuk membaca cerita interaktif, mendengarkan bacaan, dan mengakses pengetahuan yang sesuai usia, literasi anak justru berkembang pesat. Keseimbangan menjadi kunci utama.
Namun kesiapan orang tua tidak selalu merata. Ada yang masih belum familiar dengan teknologi, sehingga merasa kesulitan mengontrol penggunaan gawai anak. Evaluasi ini menimbulkan kesadaran bahwa orang tua juga perlu belajar agar mampu menjalankan peran sebagai pendamping literasi di era modern.
Di sisi lain terdapat keluarga yang berhasil memanfaatkan teknologi secara positif. Mereka menggabungkan bacaan cetak dengan bacaan digital, menyediakan aplikasi edukatif, dan tetap menjaga komunikasi hangat agar anak tidak merasa belajar sendiri. Evaluasi menunjukkan hasil yang baik pada perkembangan minat baca dan pemahaman anak.
Yang terpenting dalam pendampingan era digital adalah kemampuan menjaga keseimbangan antara kecanggihan teknologi dan kedekatan emosional keluarga. Evaluasi menegaskan bahwa perangkat digital hanya alat, sementara kehangatan orang tua tetap menjadi pusat pengalaman belajar anak.
Kesimpulannya evaluasi terhadap kesiapan orang tua menghadapi tantangan literasi digital menunjukkan bahwa peran keluarga tetap vital meskipun zaman berubah. Dengan keterbukaan belajar, kebijaksanaan, dan perhatian yang konsisten, orang tua dapat memastikan anak tetap berkembang dalam jalur literasi yang sehat.
###
Penulis: Resinta Aini Zakiyah