Guru Gunakan Pendekatan Humanis untuk Menumbuhkan Kegembiraan Belajar
Dalam Joyful Learning, guru menerapkan pendekatan humanis yang berfokus pada keunikan setiap anak. Mereka mengutamakan rasa empati, kasih sayang, dan penerimaan tanpa syarat terhadap perbedaan kemampuan siswa. Hal ini membuat anak merasa diterima dan berani berekspresi tanpa takut dihakimi.
Pendekatan ini menjadikan kelas sebagai ruang yang aman bagi anak untuk tumbuh dan berkembang. Siswa menjadi lebih terbuka, aktif, dan bersemangat mengikuti kegiatan pembelajaran. Guru berperan bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendamping dalam perjalanan belajar mereka.