Guru SD Ciptakan Kelas Ramah Gagal untuk Tumbuhkan Growth Mindset
Beberapa guru sekolah dasar kini mulai menciptakan “kelas ramah gagal”, yaitu lingkungan belajar yang menghargai usaha siswa, bukan hanya hasil akhir. Dalam kelas ini, kesalahan dipandang sebagai bagian penting dari proses belajar. Guru memberikan umpan balik yang membangun dan membantu siswa memahami bagaimana memperbaiki kekeliruan mereka.
Anak-anak menjadi lebih berani bereksperimen dan tidak takut mencoba hal baru. Kelas seperti ini juga mengajarkan nilai empati, di mana siswa saling mendukung ketika menghadapi kesulitan. Dengan budaya belajar yang positif, siswa tumbuh menjadi individu yang lebih tangguh, gigih, dan berorientasi pada perkembangan diri.