Guru SD Dapat Pelatihan Khusus Integrasi Informasi Cuaca dalam Pendidikan Kebencanaan
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Sejumlah guru sekolah dasar mengikuti pelatihan khusus mengenai integrasi informasi cuaca dalam pembelajaran kebencanaan. Pelatihan ini bertujuan membekali guru dengan pengetahuan meteorologi dasar yang dibutuhkan untuk mengajarkan mitigasi kepada siswa. Program ini diinisiasi oleh dinas pendidikan bekerja sama dengan lembaga kebencanaan nasional.
Dalam pelatihan tersebut, para guru mempelajari cara membaca peta cuaca, memahami simbol meteorologi, serta mengenali pola hujan dan angin. Pemahaman ini penting agar guru dapat menyampaikan materi secara akurat dan mudah dipahami oleh siswa. Instruktur pelatihan menghadirkan simulasi kasus bencana berdasarkan kondisi cuaca untuk memperkaya wawasan peserta.
Selain teori, guru juga belajar membuat rencana pembelajaran berbasis proyek. Siswa nantinya akan diajak melakukan pengamatan cuaca, membuat laporan sederhana, serta menyusun langkah pencegahan bencana. Metode ini dinilai mampu meningkatkan kreativitas siswa sekaligus memperkuat pemahaman mereka terhadap topik kebencanaan.
Pelatihan ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman antar-guru mengenai cara menghadapi situasi darurat di sekolah. Beberapa guru menceritakan pengalaman menangani banjir dan angin kencang yang pernah melanda lingkungan sekolah. Cerita tersebut menjadi contoh nyata yang dapat dijadikan studi kasus dalam pembelajaran.
Melalui peningkatan kompetensi guru, sekolah diharapkan mampu memberikan edukasi kebencanaan yang lebih sistematis. Dengan guru yang terlatih, siswa akan memperoleh pembelajaran yang lebih bermakna, aplikatif, dan mampu membentuk perilaku siaga bencana sejak dini.
###
Penulis: Ailsa Widya Imamatuzzadah