Hasil TKA 2025 dan PISA Menjadi Pemicu Perubahan Besar dalam Pendidikan Indonesia
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 dan temuan terbaru PISA telah menjadi pemicu yang kuat untuk melakukan perubahan besar dalam sistem pendidikan Indonesia. Kedua hasil evaluasi ini yang menunjukkan capaian siswa yang masih rendah telah menjadi sorotan publik dan mendorong semua pemangku kepentingan untuk bertindak secara bersama-sama.
Perubahan yang sedang digerakkan mulai dari tingkat kebijakan hingga implementasi di lapangan. Di tingkat nasional, pemerintah sedang menyusun rancangan reformasi pendidikan yang lebih komprehensif, dengan fokus pada empat poin utama: peningkatan kualitas guru, penyempurnaan kurikulum, peningkatan akses terhadap pendidikan berkualitas, dan penguatan sistem penilaian yang berbasis kompetensi. Sementara itu, di tingkat sekolah, banyak kepala sekolah mulai mengubah metode pengelolaan dan pembelajaran agar lebih efektif dan menyenangkan bagi siswa.
Perubahan juga terlihat dalam pola pikir masyarakat tentang pendidikan. Banyak orang tua yang mulai menyadari bahwa nilai ujian bukanlah satu-satunya indikator keberhasilan anak-anak mereka. Mereka mulai lebih memperhatikan perkembangan keterampilan sosial, kreativitas, dan kemampuan berpikir anak-anak. Selain itu, banyak komunitas yang mulai aktif membangun perpustakaan masyarakat, klub belajar, dan berbagai kegiatan pendidikan yang dapat meningkatkan minat belajar siswa di luar jam sekolah.
Dukungan dari dunia usaha juga semakin meningkat seiring dengan kesadaran akan pentingnya tenaga kerja yang berkualitas. Banyak perusahaan mulai bekerja sama dengan sekolah untuk mengembangkan program magang, pelatihan keterampilan kerja, dan bahkan mendonasikan sarana prasarana pendidikan. Beberapa perusahaan juga mulai menyumbangkan dana untuk beasiswa bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, sehingga mereka memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Perubahan besar ini membutuhkan waktu dan konsistensi agar dapat memberikan hasil yang maksimal. Semua pihak perlu terus bekerja sama dan saling mendukung untuk memastikan bahwa perubahan yang dilakukan benar-benar membawa manfaat bagi seluruh siswa di Indonesia. Dengan komitmen yang kuat dan kerja sama yang solid, diharapkan pendidikan Indonesia dapat mengalami transformasi yang signifikan dan mampu menghasilkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan.
###
Penulis: Ailsa Widya Imamatuzzadah