Integrasi Canva dalam Pembelajaran IPS untuk Siswa Sekolah Dasar
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya —Pembelajaran IPS mencakup aspek sosial, ekonomi, budaya, dan sejarah. Canva dapat digunakan untuk memvisualisasikan tema-tema tersebut melalui peta konsep, infografis, atau timeline sejarah. Visualisasi membantu siswa memahami alur peristiwa secara lebih runtut. Selain itu, siswa lebih tertarik mengikuti pembelajaran ketika materi disajikan secara grafis. Pendekatan ini sangat efektif untuk siswa usia sekolah dasar.
Guru dapat membuat proyek timeline peristiwa sejarah seperti proklamasi atau perjuangan pahlawan. Siswa kemudian dapat membuat versi mereka sendiri. Proses ini mengajarkan siswa untuk memahami urutan waktu dan sebab-akibat. Canva membantu menyederhanakan informasi yang kompleks menjadi lebih mudah dipahami. Hal ini meningkatkan kemampuan berpikir kronologis.
Dalam pembelajaran sosial, siswa dapat membuat poster kampanye tentang toleransi, keberagaman, atau kerjasama. Proses desain membuat siswa menginternalisasi nilai-nilai tersebut. Siswa belajar memilih kata dan gambar yang mencerminkan pesan positif. Guru dapat mengevaluasi pemahaman nilai dari desain yang dihasilkan. Dengan demikian, pembelajaran IPS memiliki dampak afektif yang kuat.
Canva juga membantu siswa memahami konsep ekonomi sederhana. Misalnya dengan membuat poster tentang kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Siswa dapat membuat ilustrasi toko, pasar, atau petani untuk menjelaskan konsep tersebut. Aktivitas ini membuat pembelajaran lebih kontekstual. Siswa memahami ekonomi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Melalui integrasi Canva, pembelajaran IPS menjadi lebih dinamis dan relevan. Siswa aktif mengonstruksi pengetahuan melalui desain visual. Guru memperoleh media yang fleksibel untuk berbagai topik IPS. Pembelajaran yang menyenangkan mendorong keterlibatan siswa. Canva menjadi alat penting dalam memperkuat literasi sosial dan budaya.
Penulis: Aida Meilina
Sumber: images.google.com