Integrasi Canva dan ChatGPT dalam Projek Kolaborasi Hari Ibu yang Inklusif
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Peringatan Hari Ibu di sekolah-sekolah masa kini telah bertransformasi menjadi projek kolaborasi teknologi yang menarik bagi para siswa. Guru-guru mulai mengarahkan siswa untuk menggunakan ChatGPT sebagai mitra brainstorming dalam menyusun narasi kasih sayang yang mendalam dan puitis. Langkah ini dilakukan bukan untuk menggantikan orisinalitas perasaan siswa, melainkan untuk melatih kemampuan mereka dalam menyusun struktur argumen dan mengeksplorasi diksi yang lebih kaya, sejalan dengan peningkatan kualitas pendidikan (SDG 4) di era digital.
Setelah narasi tersusun, siswa beralih menggunakan platform Canva untuk memvisualisasikan pesan tersebut ke dalam bentuk kartu ucapan digital atau infografis mengenai peran penting ibu. Penggunaan alat desain ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar tentang estetika dan komunikasi visual. Pendidikan yang menggabungkan kemampuan bahasa (melalui AI) dan desain (melalui Canva) membekali siswa dengan keterampilan hibrida yang sangat dibutuhkan dalam industri kreatif saat ini, sekaligus menanamkan nilai-nilai kesetaraan gender (SDG 5).
Dalam projek ini, aspek inklusivitas juga ditekankan dengan penggunaan alat terjemah otomatis. Siswa yang memiliki orang tua dengan latar belakang bahasa yang berbeda dapat menerjemahkan ucapan selamat Hari Ibu tersebut ke dalam bahasa ibu masing-masing tanpa kehilangan makna puitisnya. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi dapat menjadi jembatan emosional yang kuat, memungkinkan setiap keluarga merasa dihargai dalam lingkungan sekolah yang beragam dan multikultural.
Proses pengumpulan dan penilaian projek ini dilakukan secara efisien melalui WhatsApp Web. Guru dapat memberikan feedback secara langsung melalui komputer, mempermudah manajemen kelas yang memiliki jumlah siswa banyak. Komunikasi digital yang lancar antara sekolah dan rumah melalui WA Web juga memungkinkan orang tua untuk terlibat langsung melihat perkembangan kreativitas anak-anak mereka. Sinergi ini memperkuat ekosistem pendidikan yang transparan dan partisipatif, yang merupakan kunci utama dari keberhasilan pembelajaran karakter.
Secara keseluruhan, pemanfaatan alat digital seperti ChatGPT dan Canva dalam momen Hari Ibu telah memberikan dimensi baru dalam pengajaran nilai-nilai keluarga. Siswa belajar bahwa menghormati orang tua dapat dilakukan dengan cara-cara modern yang kreatif dan berwawasan teknologi. Inovasi ini diharapkan terus didorong agar sistem pendidikan Indonesia tetap relevan dan mampu menghasilkan lulusan yang mahir teknologi namun tetap memiliki akar moral dan empati yang sangat kuat terhadap sesama manusia.
###
Penulis: Anisa Rahmawati