Kebun Sayur Mini di Sekolah Jadi Media Belajar Gizi
Sebuah sekolah dasar di Surabaya memiliki cara unik untuk mengajarkan pentingnya gizi kepada siswanya, yaitu melalui kebun sayur mini di lingkungan sekolah. Kebun yang ditanami kangkung, bayam, sawi, tomat, dan cabai ini dikelola langsung oleh siswa dengan bimbingan guru. Setiap minggu, anak-anak bergantian merawat tanaman, mulai dari menyiram, menyiangi gulma, hingga memanen hasilnya.
Kegiatan ini bukan hanya mengajarkan siswa tentang cara bercocok tanam, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya konsumsi sayur segar. Guru memanfaatkan kebun tersebut sebagai media pembelajaran tematik yang mengaitkan antara pelajaran sains, lingkungan, dan pendidikan gizi.
Melalui pengalaman langsung di kebun, siswa belajar bahwa makanan sehat berasal dari bahan alami yang ditanam dengan baik. Hasil panen kadang dimasak bersama dalam kegiatan cooking class sehat, di mana anak-anak belajar membuat menu sederhana seperti tumis sayur atau salad.
Kepala sekolah menjelaskan bahwa program ini bertujuan menanamkan nilai cinta lingkungan dan pola makan sehat sejak dini. “Kami ingin anak-anak tidak hanya tahu teori tentang gizi, tetapi juga merasakan proses menanam hingga menikmati hasilnya,” ujarnya.
Kebun sayur mini kini menjadi ikon sekolah sekaligus sarana edukasi yang menyenangkan. Melalui kegiatan ini, siswa belajar menghargai makanan sehat, menjaga alam, dan memahami bahwa gizi yang baik dimulai dari pilihan makanan yang alami.