“Kegiatan Penelitian Alam di SD: Membuat Siswa Lebih Peduli dan Pintar Mengamati”
Di SD Swasta di daerah Singosari Malang, siswa diberikan kesempatan untuk melakukan kegiatan penelitian alam di taman sekolah dan daerah sekitarnya. Kegiatan ini dirancang untuk membuat siswa lebih peduli terhadap lingkungan dan lebih pintar mengamati makhluk hidup di sekitar mereka. Setiap semester, siswa dibagi menjadi kelompok kecil dan diberikan topik penelitian, seperti “Jenis Tanaman di Taman Sekolah”, “Makhluk Hidup di Kolam Sekolah”, atau “Pengaruh Kebersihan Terhadap Kesehatan Tanaman”. Mereka kemudian diminta untuk mengamati, mencatat, dan membuat laporan tentang temuan mereka.
Selama kegiatan penelitian, siswa diajarkan cara mengamati dengan cermat, mengambil catatan dengan rapi, dan menganalisis data yang mereka kumpulkan. Misalnya, untuk penelitian tentang makhluk hidup di kolam sekolah, siswa menggunakan teropong untuk melihat ikan, katak, dan serangga yang hidup di dalamnya. Mereka mencatat jumlah, warna, dan perilaku setiap makhluk hidup, kemudian menganalisis apakah kondisi kolam yang bersih mempengaruhi jumlah makhluk hidup di dalamnya. Melalui penelitian ini, siswa mulai memahami bahwa lingkungan yang sehat sangat penting bagi kelangsungan hidup makhluk hidup, sehingga mereka merasa perlu menjaganya.
Penguatan karakter peduli terlihat ketika siswa mulai memperhatikan perubahan di lingkungan sekitar mereka. Misalnya, ketika mereka melihat beberapa tanaman di taman sekolah layu karena kurang disiram, mereka segera memberitahukan guru dan membantu menyiramnya. Beberapa siswa juga mengajukan ide untuk menambahkan lebih banyak tanaman di taman sekolah untuk memberikan tempat tinggal bagi burung dan serangga. Kegiatan penelitian juga menumbuhkan rasa keingintahuan dan kecintaan pada alam di antara siswa, sehingga mereka lebih suka beraktivitas di luar ruangan dan mempelajari makhluk hidup.
Guru-guru membimbing siswa dalam setiap tahap penelitian, mulai dari menentukan topik, membuat rencana penelitian, mengumpulkan data, hingga membuat laporan. Setiap akhir semester, siswa menampilkan hasil penelitian mereka di depan kelas dan kepada orang tua yang diundang. Beberapa siswa bahkan mengajukan hasil penelitian mereka ke lomba penelitian siswa SD di kota Malang dan memenangkan beberapa penghargaan. Sekolah juga bekerja sama dengan lembaga ilmiah lokal yang memberikan materi dan pelatihan tentang cara melakukan penelitian alam yang benar dan aman.
Hasil observasi menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti kegiatan penelitian alam menjadi lebih cerdas mengamati, lebih suka mempelajari sains, dan lebih peduli terhadap lingkungan. Mereka juga menjadi lebih percaya diri dalam menyampaikan ide dan hasil kerja mereka di depan orang banyak. Kepala sekolah menyatakan bahwa kegiatan penelitian alam ini akan terus dijalankan dan dikembangkan dengan menambahkan topik yang lebih beragam, seperti “Pengaruh Polusi Udara Terhadap Tanaman” atau “Cara Melindungi Satwa Liar di Sekitar Sekolah”. Harapannya, siswa akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, penuh keingintahuan, dan peduli terhadap kelestarian alam.
Penulis: Ailsa Widya Imamatuzzadah