“Kerjasama Siswa SD dan Masyarakat Malang: Membangun Lingkungan Lebih Baik Melalui Peduli”
Di SD Swasta di daerah Tumpang Malang, siswa bekerja sama dengan masyarakat sekitar untuk membersihkan dan merawat sungai yang berada di dekat sekolah. Kegiatan ini dirancang untuk membangun kerjasama antara sekolah dan masyarakat serta menanamkan karakter peduli terhadap lingkungan di antara siswa. Setiap bulan, siswa, guru, dan warga masyarakat berkumpul di sungai untuk membersihkan sampah, merawat tanaman di tepi sungai, dan memeriksa kualitas air. Mereka membawa perlengkapan pembersih, pupuk alami, dan alat bantu untuk mengukur kualitas air.
Selama kegiatan ini, siswa diajarkan tentang pentingnya sungai bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Mereka diajarkan bahwa sungai yang bersih memberikan air yang aman untuk diminum, tempat tinggal bagi ikan, dan manfaat lain bagi masyarakat. Guru dan perwakilan masyarakat juga menjelaskan bahwa merawat sungai adalah tanggung jawab semua orang, bukan hanya pemerintah. Siswa diajarkan untuk bekerja sama dengan warga masyarakat, mendengarkan ide mereka, dan membantu melakukan tugas yang diberikan. Mereka juga diajarkan untuk memahami masalah yang dihadapi masyarakat terkait dengan sungai, seperti polusi dan banjir.
Penguatan karakter peduli terlihat dalam cara siswa antusias bekerja sama dengan masyarakat dan mengajak teman-teman mereka untuk ikut berpartisipasi. Mereka mulai lebih peduli terhadap kebersihan sungai dan tidak mau membuang sampah ke dalamnya. Beberapa siswa juga membuat kelompok “Pemantau Sungai” di sekolah yang bertugas memeriksa kondisi sungai setiap minggu dan memberitakan kepada masyarakat jika ada masalah. Kegiatan ini juga membuat siswa lebih menghargai peran masyarakat dalam membangun lingkungan yang lebih baik.
Sekolah bekerja sama dengan dinas lingkungan kota Malang yang memberikan pelatihan tentang cara membersihkan dan merawat sungai yang benar. Masyarakat juga memberikan dukungan dengan menyediakan makanan dan minuman untuk semua peserta kegiatan. Kadang-kadang, mereka mengadakan acara “Hari Sungai Bersih” di mana siswa menampilkan hasil kerja mereka dan menjelaskan pentingnya merawat sungai kepada orang tua dan warga lainnya. Mereka juga membuat spanduk tentang perawatan sungai yang dipasang di sekitar sekolah dan masyarakat.
Hasil observasi menunjukkan bahwa kondisi sungai telah membaik secara signifikan setelah kegiatan ini dijalankan: sampah berkurang, kualitas air meningkat, dan tanaman di tepi sungai tumbuh lebih sehat. Lebih dari 95% siswa merasa lebih peduli terhadap lingkungan dan lebih suka bekerja sama dengan masyarakat. Kepala sekolah menyatakan bahwa kerjasama antara sekolah dan masyarakat ini akan terus dijalankan dan dikembangkan dengan menambahkan kegiatan lain, seperti merawat taman masyarakat atau membersihkan jalan raya. Harapannya, siswa akan tumbuh menjadi orang yang peduli terhadap lingkungan dan mampu bekerja sama dengan orang lain untuk membangun dunia yang lebih baik.
Penulis: Ailsa Widya Imamatuzzadah