Matematika Visual: Memahami Pecahan dan Data Lewat Desain Infografis di Canva
s2dikdas.fip.unesa.ac.id , Surabaya — Matematika sering kali menjadi momok bagi siswa sekolah dasar karena sifatnya yang abstrak. Namun, integrasi seni visual melalui aplikasi Canva menawarkan pendekatan baru yang menyenangkan untuk meningkatkan numerasi (SDG 4). Guru dapat mengajak siswa memvisualisasikan konsep matematika, seperti pecahan atau data statistik, menjadi infografis yang menarik. Dengan Canva, siswa dapat mengubah angka-angka membosankan menjadi diagram warna-warni, diagram lingkaran , atau ilustrasi visual yang mudah dipahami, menjembatani kesenjangan antara logika angka dan persepsi visual.
Dalam pembelajaran sebagian misalnya, siswa tidak hanya menghitung di kertas buram, tetapi diminta mendesain "Pizza Pecahan" menggunakan elemen gambar di Canva. Mereka belajar membagi lingkaran beberapa menjadi bagian yang sama besar secara visual, memberikan pemahaman konsep yang lebih konkret dan mendalam. Proses desain ini melibatkan penalaran spasial dan matematis sekaligus, mengaktifkan kedua bagian otak siswa untuk bekerja secara sinergis.
Selain pecahan, Canva sangat efektif untuk materi pengolahan data. Siswa dapat melakukan survei kecil-kecilan di kelas, misalnya tentang buah favorit, lalu menyajikan datanya dalam bentuk diagram batang atau piktogram yang estetis. Kegiatan ini melatih kemampuan komunikasi matematis siswa, yaitu bagaimana menyajikan data yang rumit menjadi informasi yang mudah dibaca orang lain. Kemampuan literasi data visual ini sangat penting di era big data saat ini.
Penggunaan Canva juga meningkatkan motivasi belajar siswa. Matematika yang biasanya dianggap kaku menjadi pelajaran yang penuh kreativitas dan eksplorasi. Siswa merasa bangga melihat hasil perhitungan mereka terwujud dalam desain yang indah. Guru dapat mengapresiasi karya siswa mencetak dengannya atau menampilkannya di layar kelas, membangun rasa percaya diri siswa terhadap kemampuan matematikanya.
Secara keseluruhan, integrasi Canva dalam pembelajaran matematika adalah inovasi yang memanusiakan angka. Pendekatan ini membuktikan bahwa matematika dapat dipelajari dengan cara yang artistik dan menyenangkan. Siswa tidak hanya pandai berhitung, tetapi juga terampil menyajikan informasi secara visual, sebuah kompetensi komplit yang mempersiapkan mereka menghadapi tantangan akademik dan profesional di masa depan.
###
Penulis: Maulidia Evi Aprilia