Membuat Jadwal Belajar Sendiri: Canva Mengajarkan Manajemen Waktu pada Anak
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya—Manajemen waktu merupakan keterampilan penting yang perlu diperkenalkan sejak sekolah dasar. Canva dapat membantu anak merancang jadwal belajar yang menarik dan mudah dibaca. Ketika anak menyusun jadwal sendiri, mereka belajar bertanggung jawab terhadap waktu dan kegiatan mereka. Canva menyediakan berbagai desain kalender, tabel, dan template yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan personal anak. Dengan demikian, jadwal tidak hanya berfungsi sebagai pengingat, tetapi juga motivasi visual.
Dalam proses pembuatan jadwal, anak belajar membuat prioritas antara belajar, bermain, dan istirahat. Mereka mulai memahami bahwa waktu memiliki batas dan perlu digunakan dengan bijak. Dengan memilih warna berbeda untuk setiap kegiatan, anak belajar mengorganisir informasi secara visual. Proses ini membantu mereka melihat keseimbangan kegiatan sehari-hari secara lebih jelas. Tugas yang awalnya terasa berat dapat terlihat lebih teratur dan mudah dijalankan.
Membuat jadwal juga mengajarkan anak untuk merencanakan target jangka pendek maupun panjang. Mereka belajar memecah tugas besar menjadi tugas kecil yang lebih mudah dicapai. Canva sebagai media desain membantu membentuk jadwal yang enak dilihat, sehingga anak merasa termotivasi menjalankannya. Dengan visual yang menarik, jadwal tidak lagi terasa membosankan. Kegiatan ini membantu anak merasa memiliki kontrol penuh terhadap waktu mereka.
Guru dan orang tua dapat membimbing anak agar jadwal yang dibuat realistis dan sesuai dengan kebutuhan. Tidak semua waktu harus diisi tugas belajar; waktu istirahat dan rekreasi juga sama pentingnya. Anak belajar bahwa keseimbangan adalah bagian dari hidup sehat. Dengan demikian, jadwal belajar bukan hanya tentang rutinitas, tetapi juga tentang mengenali kebutuhan diri. Ini membantu membangun kebiasaan hidup yang lebih positif.
Pada akhirnya, Canva menjadi alat sederhana yang dapat menumbuhkan keterampilan manajemen waktu pada anak. Jadwal yang mereka buat bukan hanya dekorasi, tetapi alat untuk mengarahkan pola hidup yang lebih terstruktur. Anak belajar mengambil peran dalam mengatur aktivitas mereka sendiri, bukan hanya mengikuti instruksi. Melalui latihan ini, mereka tumbuh menjadi pribadi yang lebih mandiri dan bertanggung jawab. Kebiasaan baik ini akan mendukung perjalanan belajar mereka di masa depan.