Membuat Timeline Sejarah Keluarga dengan Fitur Canva
Pembelajaran sejarah seringkali terasa jauh dan
abstrak bagi siswa sekolah dasar, namun penggunaan fitur timeline di
Canva dapat membuatnya menjadi sangat pribadi dan bermakna melalui proyek
sejarah keluarga. Proyek ini menghubungkan sejarah mikro (keluarga siswa)
dengan keterampilan desain grafis dan presentasi digital. Siswa diajak untuk
menjadi sejarawan mini, mengumpulkan data dari orang tua atau kakek-nenek, dan
kemudian menyajikannya secara kronologis yang menarik.
Langkah pertama adalah tahap penelitian yang berharga,
di mana siswa mewawancarai anggota keluarga mereka tentang peristiwa penting,
seperti tanggal lahir, kepindahan rumah, atau pengalaman kerja. Kegiatan
wawancara ini tidak hanya mengumpulkan data historis, tetapi juga memperkuat
ikatan keluarga dan keterampilan komunikasi lisan siswa. Mereka belajar
bagaimana menyusun pertanyaan yang efektif dan mendengarkan dengan penuh
perhatian.
Setelah data terkumpul, siswa menggunakan fitur timeline
di Canva untuk menyusun semua informasi tersebut dalam urutan waktu yang jelas.
Mereka harus membuat keputusan penting tentang peristiwa mana yang paling
signifikan untuk disertakan dan bagaimana merepresentasikannya secara visual.
Penggunaan foto-foto lama, ikon-ikon yang relevan, dan teks deskriptif yang
singkat menjadi bagian dari proses desain. Ini adalah latihan praktis dalam
interpretasi dan organisasi data sejarah.
Proyek timeline ini secara efektif mengajarkan
konsep waktu, kronologi, dan durasi. Siswa secara visual dapat melihat rentang
waktu antara peristiwa dan memahami konsep "sebelum" dan
"sesudah" dalam konteks nyata yang mereka kenal. Pembuatan timeline
bergambar jauh lebih efektif daripada sekadar daftar tanggal dan peristiwa
tertulis.
Pada akhirnya, timeline sejarah keluarga yang
dibuat di Canva adalah artefak digital yang personal dan edukatif. Proyek ini
tidak hanya memenuhi tujuan pelajaran Sejarah atau IPS, tetapi juga membangun
rasa identitas dan penghargaan terhadap warisan keluarga siswa. Ini membuktikan
bahwa sejarah tidak hanya ada di buku tebal, tetapi ada dalam kisah-kisah di
rumah mereka sendiri.
Penulis:
Della Octavia C. L