Mengajarkan Kesiapsiagaan Bencana Melalui Pembelajaran Tematik Berbasis Cuaca dan Lingkungan
Pembelajaran
tematik memberikan kesempatan bagi guru untuk mengintegrasikan berbagai konsep
dalam satu tema besar, termasuk tema lingkungan dan bencana. Dengan
meningkatnya kasus banjir di Sumatra, topik mengenai cuaca menjadi sangat
relevan bagi siswa SD. Guru dapat memanfaatkan fenomena cuaca untuk menjelaskan
bagaimana hujan ekstrem dapat memicu bencana. Pendekatan ini membuat
pembelajaran lebih kontekstual dan dekat dengan kehidupan anak.
Siswa
dapat diajak memahami perbedaan cuaca dan iklim melalui observasi sederhana.
Mereka bisa mencatat kondisi harian seperti panas, mendung, atau hujan. Dari
data tersebut, guru dapat membantu mereka mengenali pola yang berpotensi
menyebabkan bencana, seperti curah hujan tinggi. Proses pencatatan ini juga
meningkatkan kemampuan numerasi dasar.
Pembelajaran
mengenai cuaca dapat dikaitkan dengan mitigasi bencana banjir. Siswa diajak
mengenali tanda-tanda banjir dan tindakan yang harus dilakukan untuk
menyelamatkan diri. Contohnya, mencari tempat lebih tinggi, tidak bermain di
pinggir sungai, dan selalu mengikuti arahan orang dewasa. Hal ini membantu
membangun kesiapsiagaan sejak dini.
Guru
juga dapat melibatkan siswa dalam aktivitas proyek, seperti membuat peta risiko
lingkungan sekitar sekolah. Siswa belajar mengidentifikasi titik rawan banjir
dan memikirkan solusi sederhana yang bisa dilakukan di sekolah maupun rumah.
Pendekatan proyek membuat pembelajaran lebih aktif dan kolaboratif. Selain itu,
dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.
Dengan
mengintegrasikan pembelajaran tentang cuaca ke dalam kurikulum tematik, siswa
SD memperoleh pemahaman yang lebih kuat mengenai hubungan antara fenomena alam
dan risiko bencana. Mereka menjadi lebih sadar dan waspada terhadap kondisi
lingkungan. Pendidikan kesiapsiagaan bencana ini sangat penting untuk membangun
generasi yang tangguh. Pembelajaran pun menjadi sarana membentuk karakter
peduli dan adaptif.
###
Penulis:
Arumita Wulan Sari