Mengukur Waktu, Mengukur Ide: ChatGPT Membantu Menyusun Tugas dengan Teratur
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Banyak siswa SD mengalami kesulitan dalam menyusun tugas dengan rapi dan sesuai waktu. ChatGPT dapat membantu mereka memahami cara mengatur langkah-langkah pekerjaan. Dengan panduan sederhana, anak belajar membagi tugas menjadi bagian yang lebih kecil. Cara ini membantu mereka memahami proses, bukan hanya hasil. Kebiasaan ini penting untuk membangun disiplin belajar.
Melalui percakapan, ChatGPT dapat membantu anak menyusun jadwal harian atau mingguan. Anak dapat menentukan kapan membaca, bermain, beristirahat, atau mengerjakan tugas sekolah. Ketika jadwal terstruktur, tugas terasa lebih ringan. Anak belajar bertanggung jawab terhadap waktu mereka sendiri. Selain itu, mereka memiliki kesempatan untuk mengevaluasi kebiasaan belajar mereka.
Teknologi ini juga dapat membantu anak membuat daftar prioritas. Misalnya, tugas yang mendesak harus diselesaikan lebih dulu daripada tugas yang dapat menunggu. Latihan ini melatih anak untuk berpikir kritis dan logis. Pemahaman ini sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari. Anak belajar bahwa pengaturan waktu adalah bagian penting dari proses belajar.
Guru dan orang tua dapat memanfaatkan pendekatan ini untuk meningkatkan kemandirian anak. Alih-alih terus diingatkan, anak dapat belajar membuat keputusan sendiri. Dengan panduan dialog, mereka merasa prosesnya lebih ringan. Kebiasaan ini membantu mereka berkembang menjadi pembelajar aktif. Semakin sering dilakukan, semakin baik kemampuan manajemen waktu mereka.
Pada akhirnya, belajar mengatur waktu adalah bagian dari belajar mengatur diri. ChatGPT membantu anak memahami bahwa setiap proses membutuhkan langkah yang tepat. Anak belajar merancang ide, mengukur waktu, dan menyelesaikan tugas secara teratur. Keterampilan ini penting untuk masa depan mereka. Dengan dukungan teknologi, proses belajar menjadi lebih terarah dan menyenangkan.
###
Penulis: Della Octavia Citra Lestari
Dokumentasi: Google