Pelatihan Guru Desain Basic: Kunci Sukses Implementasi Canva di Sekolah Dasar
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Implementasi efektif Canva di sekolah dasar sangat bergantung pada kesiapan dan kemampuan guru SD dalam menggunakan alat ini, bukan hanya sebagai pengguna tetapi sebagai fasilitator desain. Pelatihan guru sering kali menjadi batu sandungan, namun untuk Canva, fokus pelatihan harus beralih dari keterampilan teknis yang rumit ke prinsip-prinsip desain dasar pedagogis.
Program pelatihan guru Canva harus mencakup dasar-dasar visual literacy. Guru perlu memahami bagaimana kombinasi warna memengaruhi suasana hati, bagaimana font dapat menyampaikan nada yang berbeda, dan bagaimana tata letak dapat memandu mata siswa. Ini bukan tentang menjadi desainer grafis profesional, melainkan tentang membuat keputusan desain yang mendukung tujuan pembelajaran di kelas SD. Misalnya, guru diajarkan untuk tidak menggunakan terlalu banyak jenis font dalam satu poster agar tidak mengganggu fokus siswa.
Pelatihan juga harus menitikberatkan pada pemanfaatan fitur-fitur pendidikan Canva. Guru harus mahir dalam menggunakan template RPP, worksheet, dan alat animasi untuk storytelling. Mereka perlu didorong untuk mengubah materi ajar lama menjadi format visual yang menarik, sehingga investasi waktu yang mereka keluarkan menghasilkan materi yang dapat digunakan berulang kali dan lebih efektif.
Aspek kolaborasi juga harus dilatih. Guru harus belajar cara mengelola proyek kelompok siswa di Canva, cara memberikan feedback langsung pada desain siswa, dan cara menyajikan hasil karya siswa ke kelas atau bahkan ke orang tua. Ini mengubah peran guru menjadi kurator konten dan manager kolaborasi digital.
Dengan investasi pada pelatihan guru yang berfokus pada desain pedagogis, sekolah dasar dapat memastikan bahwa Canva digunakan secara maksimal. Guru yang percaya diri dalam desain akan lebih sering menggunakan Canva, yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas materi ajar dan engagement siswa SD, memastikan teknologi ini benar-benar berdampak positif pada proses belajar mengajar.
Penulis : Reynaldo Hari Prastiyo