Pemanfaatan YouTube Vlog Edukasi Anak sebagai Bahan Diskusi Nilai Sosial di Sekolah Dasar
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — YouTube vlog edukasi anak kini menjadi salah
satu media yang banyak dimanfaatkan guru untuk memperkenalkan nilai sosial
kepada siswa SD. Melalui tayangan yang ringan dan dekat dengan dunia anak,
siswa dapat melihat contoh sikap seperti kerja sama, kejujuran, dan tanggung
jawab. Konten vlog biasanya menampilkan aktivitas sehari-hari yang mudah
dipahami sehingga nilai sosial terasa lebih nyata. Guru dapat memilih vlog yang
sesuai usia agar pembelajaran tetap aman dan terarah. Dengan demikian, YouTube
menjadi jembatan antara pengalaman digital anak dan pembelajaran nilai di
sekolah.
Dalam pembelajaran nilai sosial, siswa membutuhkan contoh
konkret agar mereka dapat memahami perilaku baik secara langsung. Vlog edukasi
anak menghadirkan situasi nyata yang dapat dijadikan bahan diskusi di kelas.
Guru dapat menghentikan video pada bagian tertentu untuk mengajak siswa
mengamati sikap yang muncul. Kegiatan ini membantu siswa belajar
mengidentifikasi nilai yang sedang dipraktikkan tokoh dalam video. Alhasil,
proses pembelajaran menjadi lebih interaktif dan bermakna.
Setelah menonton vlog, guru dapat mengajak siswa melakukan
diskusi sederhana mengenai isi video. Siswa dapat diminta menyebutkan tindakan
baik yang mereka lihat dan mengapa tindakan tersebut penting dalam kehidupan
sehari-hari. Diskusi ini melatih kemampuan siswa mengungkapkan pendapat dan
mendengarkan pandangan teman. Guru juga dapat mengaitkan nilai sosial dalam
video dengan situasi nyata yang sering terjadi di sekolah. Dengan cara ini,
siswa belajar menerapkan nilai dalam konteks yang lebih luas.
Selain diskusi, vlog edukasi juga dapat digunakan sebagai
pemantik kegiatan reflektif. Siswa dapat diminta menuliskan pengalaman pribadi
ketika mereka menerapkan nilai yang sama dengan yang ada dalam vlog. Kegiatan
menulis ini membantu siswa mengenali perilaku positif dalam diri mereka. Guru
kemudian dapat mengajak siswa berbagi cerita agar suasana kelas lebih hangat.
Aktivitas ini membuat pembelajaran nilai sosial tidak hanya dipahami, tetapi
juga dipraktikkan.
Pemanfaatan YouTube vlog edukasi anak sebagai bahan diskusi
menunjukkan bahwa teknologi dapat memperkuat pembelajaran nilai sosial di SD.
Siswa belajar melalui contoh yang relevan dan menarik, sementara guru memiliki
referensi visual untuk menjelaskan nilai secara lebih konkret. Pembelajaran
menjadi lebih hidup karena memadukan tontonan, diskusi, dan refleksi. Siswa pun
dapat memahami bahwa nilai sosial tidak hanya diajarkan, tetapi juga
dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, vlog edukasi layak
dijadikan salah satu media inovatif dalam pendidikan karakter di Sekolah Dasar.
###
Penulis:
Sabila Widyawati