Pembelajaran STEAM Bantu Anak Berpikir Fleksibel dan Kreatif
Pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) kini banyak diterapkan di sekolah dasar untuk menumbuhkan kreativitas dan fleksibilitas berpikir. Melalui eksperimen dan proyek berbasis pemecahan masalah, anak-anak diajak menemukan solusi inovatif dengan cara mereka sendiri. Pembelajaran seperti ini menumbuhkan rasa ingin tahu dan keberanian untuk bereksperimen.
Guru menekankan bahwa dalam STEAM tidak ada jawaban yang benar atau salah, melainkan proses berpikir yang perlu dihargai. Anak-anak didorong untuk mencoba berbagai cara dan belajar dari hasilnya. Pendekatan ini membuat siswa terbiasa menghadapi tantangan dengan pikiran terbuka dan berani berinovasi—ciri utama dari growth mindset.