Penggunaan YouTube untuk Pendidikan Lingkungan dan ChatGPT untuk Kuis Interaktif
s2dikdas.fip.unesa.ac.id, Surabaya — Sekolah Dasar kini mengintegrasikan YouTube dan ChatGPT dalam pembelajaran tematik lingkungan, seperti pentingnya menjaga kebersihan laut (SDG 14). Siswa menonton video dokumenter singkat dari YouTube tentang dampak sampah plastik, yang memberikan dampak visual dan emosional yang kuat. Pendekatan ini mendukung Pendidikan Berkualitas (SDG 4) melalui media interaktif.
Setelah menonton video YouTube, guru menggunakan ChatGPT untuk membuat kuis interaktif atau teka-teki silang tentang konsep-konsep yang ada dalam video. Guru meminta ChatGPT untuk menghasilkan pertanyaan yang bervariasi, mulai dari level mengingat fakta hingga level analisis sederhana. Proses ini memastikan siswa tidak hanya menonton secara pasif.
ChatGPT juga digunakan untuk membuat skenario yang relevan dengan kehidupan siswa. Misalnya, siswa diminta bertanya kepada AI bagaimana cara meyakinkan orang tua untuk mengurangi penggunaan kantong plastik. Jawaban dari ChatGPT kemudian didiskusikan secara kritis di kelas. Penggunaan YouTube dan AI ini membuat materi lingkungan menjadi lebih hidup.
Integrasi ini sejalan dengan Aksi Iklim (SDG 13) dan bertujuan membentuk warga negara yang sadar lingkungan sejak usia SD. YouTube menyajikan isu secara nyata, sementara ChatGPT mendorong pemecahan masalah secara kreatif. Keseimbangan antara informasi visual dan interaksi AI sangat penting.
Sekolah melaporkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa tentang isu-isu lingkungan setelah adopsi metode ini. Mereka berencana memperluas penggunaan ChatGPT untuk membuat ringkasan video YouTube dalam berbagai tingkat kesulitan, mendukung diferensiasi pembelajaran di kelas.
###
Penulis: Anisa Rahmawati