Peralihan Musim dan Imunitas: Peran Nutrisi Seimbang dalam Menjaga Kesehatan Anak
Peralihan musim sering kali membawa perubahan cuaca yang tidak menentu—kadang panas terik di siang hari, lalu hujan deras pada sore atau malam. Kondisi seperti ini dapat memengaruhi daya tahan tubuh anak-anak, terutama mereka yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Tubuh yang belum sepenuhnya mampu beradaptasi terhadap perubahan suhu cepat membuat anak lebih rentan terserang penyakit, seperti flu, batuk, atau demam. Oleh karena itu, menjaga sistem imun tetap kuat menjadi kunci utama agar anak tetap sehat selama masa peralihan musim.
Salah satu cara paling efektif untuk menjaga imunitas anak adalah dengan memberikan asupan nutrisi yang seimbang. Gizi yang lengkap—terdiri dari karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral—berperan penting dalam mendukung pertumbuhan serta memperkuat sistem pertahanan tubuh. Buah dan sayur yang kaya vitamin C, seperti jeruk, jambu biji, dan brokoli, sangat dianjurkan untuk membantu tubuh melawan infeksi. Selain itu, makanan yang mengandung zinc dan zat besi juga mendukung pembentukan sel imun yang kuat.
Kebiasaan sarapan pagi juga tidak boleh diabaikan, terutama di masa cuaca yang sering berubah. Anak-anak yang melewatkan sarapan cenderung lebih mudah lelah dan sulit berkonsentrasi di sekolah. Menu sarapan sederhana seperti telur rebus, roti gandum, atau bubur ayam dapat memberikan energi yang cukup untuk memulai hari. Guru dan orang tua perlu menanamkan kesadaran bahwa sarapan bukan hanya rutinitas, tetapi fondasi penting bagi kesehatan dan semangat belajar anak.
Selain nutrisi, pola tidur yang cukup turut memperkuat daya tahan tubuh anak. Kurang tidur dapat menurunkan kemampuan tubuh dalam melawan virus dan bakteri penyebab penyakit. Anak usia sekolah dasar idealnya tidur antara 9–11 jam setiap malam agar tubuh mereka memiliki waktu cukup untuk memulihkan energi. Sekolah juga dapat mendukung keseimbangan ini dengan tidak memberikan beban tugas rumah yang berlebihan, sehingga anak memiliki waktu istirahat yang memadai.
Tak kalah penting, menjaga kebersihan diri dan lingkungan juga menjadi bagian dari strategi menjaga imunitas di masa peralihan musim. Anak-anak perlu diajarkan untuk rutin mencuci tangan sebelum makan dan setelah bermain, serta menjaga kebersihan alat makan dan botol minum pribadi. Dengan kombinasi antara nutrisi seimbang, istirahat cukup, dan kebersihan yang terjaga, anak-anak dapat melalui masa peralihan musim dengan tubuh yang kuat dan semangat belajar yang tinggi.