Proyek “Jembatan Kertas” Ajarkan Anak Konsep Rekayasa dan Ketahanan Struktur
Salah satu proyek STEM populer di sekolah dasar adalah membuat jembatan dari kertas. Anak-anak ditantang untuk merancang struktur yang mampu menahan beban tanpa patah. Tantangan ini menggabungkan prinsip teknik dan kreativitas.
Melalui kegiatan ini, siswa belajar konsep keseimbangan, kekuatan, dan desain struktur. Mereka mencoba berbagai bentuk jembatan — melengkung, segitiga, atau datar — dan menguji kekuatannya menggunakan benda kecil.
Guru membimbing siswa agar memahami bahwa setiap bentuk memiliki fungsi dan kelebihan masing-masing. Proyek ini juga mengajarkan pentingnya kerja sama tim dalam merancang dan memperbaiki desain.
Selain mengasah kemampuan sains dan teknologi, kegiatan ini menumbuhkan keterampilan berpikir kritis dan pantang menyerah. Anak belajar dari kesalahan dan berusaha memperbaiki hasil karyanya agar lebih baik.
Proyek jembatan kertas menjadi bukti bahwa pembelajaran STEM bisa dilakukan dengan bahan sederhana namun berdampak besar bagi pembentukan pola pikir ilmiah anak.